MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA JARI DI PAUD AL-KAMAL KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA JARI DI PAUD AL-KAMAL KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

RAHMATUL ULLYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104210028

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Ullya, Rahmatul. 2018. Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak melalui Metode Bercerita dengan Media Boneka Jari di PAUD Al Kamal Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Syiah Kuala.
(1) Dr. Anizar Ahmad, M.Pd ( 2) Dr. Bahrun, M.Pd
Kata Kunci: Kemampuan Bahasa, Metode Bercerita, Boneka Jari
Idealnya anak yang berusia lima sampai enam tahun memiliki kemampuan mengungkapkan bahasa dalam menceritakan atau mengungkapkan kembali informasi yang didapat. Pada kenyataannya, anak yang berusia lima sampai enam tahun di PAUD Al-Kamal Kabupaten Aceh Besar, mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak melalui metode bercerita dengan boneka jari. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian tindakan ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 8 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak mengalami perkembangan setiap siklus. Siklus I pertemuan pertama dan pertemuan kedua terdapat 2 anak belum berkembang dan 4 anak mulai berkembang. Siklus I pertemuan kedua 3 anak yang belum berkembang, 2 anak mulai berkembang dan 2 anak berkembang sesuai harapan. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan pertama tidak terdapat anak yang belum berkembang, 2 anak mulai berkembang, 4 anak berkembang sangat baik dan 1 anak berkembang sesuai harapan. Siklus II pertemuan kedua tidak terdapat anak yang belum berkembang, 1 anak mulai berkembang, 3 anak berkembang sesuai harapan, dan 4 anak berkembang sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui metode bercerita dengan media boneka jari dapat mengembangkan kemampuan bahasa anak. Sebaiknya guru dapat menggunakan metode bercerita dengan media dan cerita lainnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK