Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTI NEUROPATHIC PAIN PADA PASIEN CANCER PAIN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
SUZILA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1507101010048
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nyeri kanker adalah sumber gangguan yang paling umum yang dikaitkan dengan penyakit kanker, 75% pasien mengalami nyeri yang terjadi di semua tahapan kanker dengan intensitas sedang hingga berat. Nyeri neuropatik mempengaruhi hingga 40% pasien kanker. Selama ini, nyeri kanker diobati secara tradisional menggunakan opioid, namun terapi adjuvan seperti gabapentin efektif digunakan untuk menurunkan nyeri yang terkait kanker dibandingkan monoterapi opioid.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan anti neuropathic pain pada pasien cancer pain di Ruang Rawat Inap RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dan pendekatan prospektif yang menggunakan Numeric Rating Scale untuk mengukur intensitas nyeri, Kuesioner DN-4 untuk menilai jenis nyeri, dan gambaran jenis obat anti neuropathic pain yang digunakan dan dinilai selama maksimal 10 hari untuk melihat penurunan nyeri. Sampel pada penelitian ini adalah pasien kanker yang mengalami cancer pain yang berada di Ruang Rawat Inap RSUDZA Banda Aceh pada bulan Agustus hingga Desember 2018. Didapatkan sebanyak 71 responden mengalami cancer pain, dengan 50 responden (70.4%) mengalami nyeri neuropatik dan 21 responden (29.6%) mengalami nyeri nosiseptik. Dari hasil uji statistik one way ANOVA didapatkan penurunan nyeri rerata (mean) tertinggi adalah pada pemberian gabapentin dengan parasetamol serta kombinasi gabapentin, opioid dan paracetamol yaitu sebesar 5.4000 Penurunan nyeri terendah adalah pada pemberian kombinasi opioid, NSAID, dan Paracetamol yaitu 2.4000. Setelah dilakukan uji lanjutan Post Hoc Duncan Test untuk menilai perbandingan antar obat , pemberian gabapentin maupun kombinasi gabapentin didapatkan hasil yang signifikan dalam menurunkan nyeri dibandingkan opioid dan kombinasi opioid pada pasien nyeri kanker. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan gabapentin paling efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien nyeri kanker di Ruang Rawat Inap RSUDZA Banda Aceh.
Kata kunci: cancer pain, anti neuropathic pain, opioid, gabapentin.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH TERAPI CANCER PAIN TERHADAP PERBAIKAN DEPRESI, ANXIETAS DAN/ATAU STRES PADA PASIEN KANKER KEPALA DAN LEHER (Yessy Ayudica Adinda, 2025)
PENGARUH TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI TERHADAP DERAJAT NYERI PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (FAKHRIAN, 2017)
GAMBARAN PERSEPSI DISABILITAS PASIEN LOW BACK PAIN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Meidia Khusnul Khatima, 2015)
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN OBAT UNTUK NYERI CAMPURAN DENGAN KEBERHASILAN TERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RANTI PUTRI AYU, 2018)
PERBANDINGAN METODE COTTON TIP APPLICATOR(Q-TIPS) DENGAN UJI FILAMEN VON FREY DALAM EVALUASI NYERI NEUROPATIK PADA RNRATTUS NORVEGICUS PASCA CRUSH INJURY NERVUS ISCIADIKUS (DESI RATNA SARI, 2014)