Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
OPTIMASI PENGOPERASIAN EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI CUBO TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA
Pengarang
IFRAYASKI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200060088
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
628.132
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daerah Irigasi Cubo Trienggadeng terletak di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh memiliki luas fungsional 1.090 Ha yang sumber air nya berasal dari Bendung Cubo Trienggadeng. Daerah Irigasi Cubo Trienggadeng membagi 3 (tiga) zona rotasi teknis untuk pemkaian air irigasi. Dimana pada musim tanam rendeng bendung mampu mengairi seluruh areal persawahan Daerah Irigasi Cubo Trienggadeng, permasalahannya saat musim tanam gadu (Mei sampai Agustus) hanya dapat mengairi zona I seluas 428,25 Ha dari luas total fungsional. Untuk memenuhi kekurangan air tersebut terdapat embung-embung di daerah zona II sebagai batasan dari penelitian ini, yang dapat menyimpan air sebagai cadangan. Embung-embung tersebut yaitu Embung Jurong Beurangkat, Embung Hutan Pantang dan Embung Glee Bruk. Sumber air embung-embung tersebut dari pemanenan air hujan, dikarenakan tidak ada inflow ke embung-embung tersebut. Data primer dalam penelitian ini dengan melakukan observasi dengan mengamati arah aliran dari embung-embung tersebut dan mengukur dimensi saluran pembawa embung, dimana embung-embung tersebut memiliki daerah layanan sendiri-sendiri, sedangkan data sekunder berupa data teknis embung, data curah hujan dan skema jaringan irigasi. Model teknik optimasi digunakan untuk menyelesaikan permasalahan, penelitian ini menggunakan program non linier dengan tool solver microsoft excel. Dalam pengoptimasian embung untuk masing-masing daerah layanannya diharapkan mampu menyelesaikan masalah. Daerah layanan dari embung Jurong Beurangkat luas areal sawahnya 110,25 Ha dengan debit pengambilan terbesar 0,25 m3/dt pada periode I bulan Juni mampu beroperasi dengan keandalan 100 %, untuk embung Hutan Pantang yang memiliki daerah layanan areal persawahan seluas 84,25 Ha dengan debit pengambilan terbesar 0,19 m3/dt pada periode I bulan Juni juga mampu beroperasi 100 %, dan embung Glee Bruk yang luas daerah layanannya 236,75 Ha dengan debit pengambilan terbesar 0,54 m3/dt pada bulan Juni Periode I mampu beroperasi dengan keandalan 100%. Hasil yang dicapai pengoperasian embung optimal, dimana volume tampungan embung berpengaruh terhadap keandalan embung.
Tidak Tersedia Deskripsi
OPTIMASI PENGOPERASIAN EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI CUBO TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA (IFRAYASKI, 2019)
KAJIAN KETERSEDIAAN AIR DAN KEBUTUHAN AIR PADA DAERAH IRIGASI CUBO TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA (T. Zulhairy, 2016)
KAJIAN EFISIENSI SALURAN DAN KEBUTUHAN AIR DAERAH IRIGASI CUBO (Maizatul Akhmal, 2019)
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN IRIGASI DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Isnaniati, 2013)
OPTIMASI POLA TANAM DAN JADWALTANAM DAERAH IRIGASI BARO UNTUK MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN (Uli Zahrati, 2018)