HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PANJANG SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PANJANG SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

ALIEF AFRISIAMMY WIJAYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1507101010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Panjang siklus menstruasi merupakan jarak antara hari pertama terjadinya siklus menstruasi dengan hari pertama menstruasi selanjutnya dimana gangguan panjang siklus menstruasi berkaitan dengan penurunan fertilitas dan berbagai gangguan kesehatan organ reproduksi. Status gizi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan panjang siklus menstruasi. Wanita yang memiliki status gizi salah (status gizi kurang, status gizi lebih, dan obesitas) akan lebih mudah mengalami gangguan siklus menstruasi akibat pengaruh adipocyte derived hormone leptin yang berasal dari lemak tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap panjang siklus menstruasi dan durasi frekuensi siklus menstruasi antara kelompok status gizi mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 223 orang. Teknik pengambilan sampel dengan metode Total Sampling. Data panjang siklus menstruasi didapatkan dari wawancara menggunakan kuesioner dan data status gizi berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 61 responden (27,4%) berstatus gizi kurang, 64 responden (28,7%) berstatus gizi normal, 47 responden (21,1%) berstatus gizi lebih, dan 51 responden (22,9%) berstatus gizi obesitas. Sebanyak 42 responden (18,8%) siklus menstruasi memendek (polimenorea), 126 responden (56,5%) siklus menstruasi normal, dan 55 responden (24,7%) siklus menstruasi memanjang (oligomenorea). Data dianalisis menggunakan Uji Spearman dan Uji Kruskal Wallis untuk status gizi terhadap panjang siklus menstruasi dengan p value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara status gizi terhadap panjang siklus menstruasi dengan nilai koefisien korelasi 0,559 (hubungan kuat) dan terdapat hubungan positif ditandai semakin tinggi nilai status gizi maka semakin lama durasi panjang siklus menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Kata kunci : Panjang Siklus Menstruasi, Status Gizi, Indeks Massa Tubuh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK