ANALISIS TUMBUH DAN PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA AKIBAT CARA PEMBERIAN DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS TUMBUH DAN PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA AKIBAT CARA PEMBERIAN DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN


Pengarang

Cut Hilda Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200190002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Agroekoteknologi Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.67

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung hibrida sehingga dapat menekan laju impor jagung yang semakin meningkat yaitu dengan penggunaan pupuk daun dengan cara pemberian yang tepat. Pemupukan melalui daun adalah salah satu cara yang sangat efisien untuk tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara pemberian dan konsentrasi pupuk daun Gandasil-D terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung hibrida. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Laboratorium Gulma dan Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman, Fakultas Pertanian, Unsyiah. Waktu pelaksanaan dimulai pada November 2017 hingga Februari 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Adapun faktor yang diteliti yaitu faktor cara aplikasi dan konsentrasi pupuk daun dengan menggunakan varietas jagung hibrida Bima-15. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila uji F menunjukkan pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) level 5%. Parameter yang diteliti yaitu indeks luas daun pada umur 30-45, 45-60 dan 60-75 HST, laju tumbuh tanaman pada umur 30-45, 45-60 HST dan 60-75 HST , laju asimilasi bersih pada umur 30-45, 45-60 dan 60-75 HST, tinggi tanaman umur 30, 45, 60 dan 75 HST, diameter batang, diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris, berat biji per plot, berat 100 biji dan jumlah biji pertongkol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara pemupukan terbaik dijumpai pada cara pemupukan melalui tanah pada fase vegetatif dan pemupukan melalui daun pada fase generatif. konsentrasi pupuk daun terbaik dijumpai pada konsentrasi 4 g/liter air. kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada pemberian pupuk daun melalui daun dengan konsentrasi 4g/liter air.

Kata Kunci : jagung hibrida, pupuk daun, cara pemupukan, konsentrasi pupuk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK