<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52935">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN STRATEGI KOPING PADA REMAJA KORBAN PERCERAIAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOERRISA TARTILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>xi&#13;
Abstrak&#13;
Keluarga memiliki arti dan fungsi penting bagi kelangsungan hidup dalam&#13;
menemukan makna dan tujuan hidup seorang anak. Keluarga yang tidak&#13;
harmonis, mengakibatkan bahaya psikologis setiap usia anak terutama pada masa&#13;
remaja. Respon remaja yang orang tuanya bercerai memiliki respon yang berbeda.&#13;
Pada umumnya keputusan pemilihan aspek strategi koping dan respon yang&#13;
dipakai remaja sesuai dengan situasi tekanan yang dihadapinya. Aspek strategi&#13;
koping dapat digunakan sebagian atau semua untuk penyelesaian masalah.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan&#13;
strategi koping serta aspek-aspek strategi koping mana yang digunakan pada&#13;
remaja korban perceraian. Jenis penelitian ini korelasional dengan teknik&#13;
incidental sampling. Jumlah sampel 60 remaja laki laki dan perempuan korban&#13;
perceraian di Banda Aceh, berusia 13-20 tahun dengan lama perceraian 1-6 tahun.&#13;
Alat ukur yang digunakan untuk harga diri, adaptasi dari Self-Liking Self-&#13;
Competence Scale Revised (SLCS-R), sedangkan strategi koping menggunakan&#13;
skala The Brief Cope. Data parametrik dianalisis dengan Pearson product moment&#13;
correlation, sedangkan non parametrik menggunakan Spearman Brown-Formula.&#13;
Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara harga diri dan strategi koping.&#13;
Remaja pada penelitian ini menggunakan 7 aspek koping (active koping, planing,&#13;
Religion, Using emotiomal Support, Using instrumental support, Denial dan self&#13;
Blame) secara signifikan (p &lt; 0,05), namun pada aspek koping Denial dan self&#13;
Blame arah hubungan negatif. Disimpulkan hipotesis A; hipotesis 1 sampai&#13;
dengan hipotesis 7 (H&#13;
A&#13;
;H1-H7&#13;
) yang diajukan dalam penelitian ini diterima,&#13;
sedangkan 7 hipotesis lainnya (H&#13;
8&#13;
–H14&#13;
) ditolak&#13;
Kata kunci: Perceraian, Remaja, Harga diri, strategi koping</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENT PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIVORCE - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>155.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-04 22:10:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 12:33:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>