<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="529">
 <titleInfo>
  <title>Perbandingan kuat tarik belah pada beton normal dengan beton menggunakan campuran cangkang kerang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasrol</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala- kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah meningkatkan bahan pengisinya. Penggunaan bahan cangkang kerang dapat membantu memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat tarik belah beton yang tinggi dan untuk mengetahui pengaruh campuran cangkang kerang terhadap mutu kuat tarik belah beton pada umur 14 hari dan 28 hari. Komposisi campuran cangkang kerang yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5% dari berat agregat. Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder, diuji pada umur 14 hari dan    28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Sebanyak  12 sampel dan terdiri dari 6 sampel untuk setiap umur. Dari penelitian diperoleh  nilai slump untuk beton normal 8,5 cm, dan beton campuran cangkang kerang        7,5 cm. Kuat tarik belah beton yang dipakai adalah kuat tarik belah beton rata-rata, dimana nilai kuat tarik belah rata-rata yang diperoleh dari keseluruhan benda uji adalah untuk beton normal umur 14 hari 12,50 kg/cm2, dan umur 28 hari 30,42 kg/cm2. Sedangkan beton campuran cangkang kerang umur 14 hari 29,48 kg/cm2, dan umur 28 hari 32,55 kg/cm2, jadi beton dengan penggunaan bahan campuran cangkang kerang lebih besar kuat tarik belahnya dari beton normal pada setiap umurnya.&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE -BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHELLS</topic>
 </subject>
 <classification>693.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-08-19 11:03:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-06-24 10:17:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>