<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52847">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU PADA PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afwan Muhajir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Proyek pembangunan 7 in 1 merupakan proyek Universitas Syiah Kuala               (Unsyiah) yang bekerjasama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) dalam pekerjaan sipil. Ada 3 bangunan yang dibangun di Unsyiah, diantaranya adalah Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), Fakultas Matematika Ilmu dan Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Kegiatan pembangunan tersebut berkaitan dengan penurunan kualitas lingkungan sekitar, penerapan konsep konstruksi hijau merupakan salah satu cara untuk meminimalisir dan memperbaiki penurunan kualitas lingkungan. Rumusan yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah berapa pencapaian nilai skor konstruksi hijau yang diterapkan pada proyek. Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian nilai skor konstruksi hijau yang diterapkan pada proyek. Ruang lingkup penelitian ini berfokus pada perencanaan dan proses pelaksanaan pembangunan gedung Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah. Pada penelitian ini menggunakan data primer  yaitu hasil dari wawancara kuesioner dengan instrumen penilaian indikator green construction yang dikembangkan oleh Ervianto (2015) yang ditujukan kepada responden. Responden pada penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri dari : penyedia jasa/kontraktor (PT PP) 2 orang, konsultan perencana 1 orang, konsultan pengawas 1 orang, pakar konstruksi 3 orang dan masyarakat 4 orang. Untuk pengolahan data kuesioner menggunakan aplikasi spreadsheet. Hasil penerapan konstruksi hijau pada bangunan gedung Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala adalah 4,11 dan termasuk kedalam kategori baik. Manfaat penelitian ini adalah sebagai pemahaman informasi, betapa pentingnya menerapkan konsep konstruksi hijau pada proses konstruksi  sebagai pembangunan berkelanjutan serta sebagai acuan pada penelitian selanjutnya untuk memperbaiki atas kelemahan dan keterbatasan dari hasil penelitian yang ada saat ini.&#13;
Kata kunci : Konstruksi Hijau, Lingkungan, Pembangunan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52847</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-04 15:18:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-04 15:35:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>