ANALISIS PERILAKU PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN PENYEBERANGAN PELABUHAN ULEE LHEUE BERDASARKAN TUJUAN PERJALANAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERILAKU PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN PENYEBERANGAN PELABUHAN ULEE LHEUE BERDASARKAN TUJUAN PERJALANAN


Pengarang

WAN ACHMAD REZA RINATHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200060051

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

623.812 43

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kota Sabang merupakan salah satu ikon pariwisata di Provinsi Aceh. Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue yang menjadi salah satu akses penting menuju Kota Sabang terletak di Kota Banda Aceh yang merupakan ibukota Provinsi Aceh. Sehingga aktivitas penyeberangan yang dilakukan baik oleh penduduk lokal maupun wisatawan akan selalu melewati Kota Banda Aceh. Seiring dengan perkembangan di masing-masing daerah tersebut menyebabkan meningkatnya permintaan perjalanan berupa peningkatan aktivitas pergerakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model bangkitan pergerakan pengguna angkutan penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue dari Kota Sabang, serta tarikan pergerakan dari tiga kelompok zona di Kota Banda Aceh dengan menggunakan metode regresi linier berganda dan bantuan SPSS berdasarkan data sosio ekonomi dan perilaku perjalanan sebagai variabel bebas (X) dan jumlah pergerakan menjadi variabel terikatnya (Y). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa setiap model dengan masing-masing tujuan pergerakan memiliki perilaku perjalanan yang berbeda. Variabel yang paling mempengaruhi untuk model bangkitan pergerakan pengguna angkutan penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue dari Kota Sabang adalah jenis aktivitas bekerja (X12D), jenis aktivitas belanja (X12E), jenis kelamin (X1), penghasilan (X3), tujuan zona permukiman (X10A), dan jenis aktivitas sekolah (X12B). Variabel yang paling mempengaruhi untuk model tarikan ke masing-masing zona yaitu, model tarikan ke zona perdagangan dan jasa dipengaruhi oleh variabel jenis aktivitas bekerja (X12D), jenis kelamin (X1), dan penghasilan (X3); model tarikan ke zona perkantoran dan pendidikan dipengaruhi oleh variabel jenis pekerjan pekerja pemerintah (X6C), umur (X2), jenis kelamin (X1), waktu penyeberangan (X11), jenis pekerjan pegawai swasta (X6D); model tarikan ke zona permukiman dipengaruhi oleh variabel pekerjaan pekerja pemerintah (X6C), pengeluaran biaya transportasi (X4), jenis kelamin (X1), tingkat pendidikan (X5), memiliki kendaraan bermotor (X8), jenis pekerjaan ibu rumah tangga (X6B).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK