<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52765">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN CAMPURAN PAKAN ORGANIK DAN SF2C (SPROUTED FODDER FOR CHICKEN) TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS TELUR INDUK BETINA ALARAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT MUTIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh substitusi pakan komersil dengan pakan organik dan kecambah terhadap produksi dan kualitas telur. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penilitian ini direncanakan selama 70 hari, yaitu mulai bulan April sampai dengan Juni 2018. Penelitian ini menggunakan 48 ekor ayam induk betian Alaras (Persilangan ayam ALPU dan Kamaras). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 3 ekor ayam induk betina Alaras. Perlakuan yang dicobakan adalah pemberiaan pakan organik sebanyak (P0) 0%, (P1) 5%, (P2) 10%, (P3) 15% dan SF2C sebanyak (P0) 0%, (P1) 10%, (P2) 15%, (P3) 20% dari total jumlah pakan. Data dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika diantara perlakuan terdapat perbedaan yang nyata analisis dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (Steel dan Torries, 1991). Parameter yang diamati adalah produksi telur, berat telur, yolk index, tinggi yolk, warna kuning telur, albumen index, dan haugh unit. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pakan organik dan SF2C sebagai feed additive pada pakan tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap parameter produksi telur, berat telur, warna kuning telur, albumen index, sedangkan pada diameter yolk dan yolk index berpengaruh nyata (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52765</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-04 11:04:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-04 11:09:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>