STUDI PEMBUATAN TEH CELUP DAUN RUKU-RUKU (OCIMUM TENUIFLORUM L.) DENGAN PENAMBAHAN BUBUK JAHE SEBAGAI MINUMAN PENYEGAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PEMBUATAN TEH CELUP DAUN RUKU-RUKU (OCIMUM TENUIFLORUM L.) DENGAN PENAMBAHAN BUBUK JAHE SEBAGAI MINUMAN PENYEGAR


Pengarang

Dewitayani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305105010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

DEWITAYANI. 1305105010027. Studi Pembuatan Teh Celup Daun Ruku-Ruku (Ocimum Tenuiflorum L.) Dengan Penambahan Bubuk Jahe Sebagai Minuman Penyegar di bawah bimbingan Heru prono Widayat sebagai ketua dan Mhd. Ikhsan Sulaiman sebagai anggota.

RINGKASAN

Tanaman ruku-ruku yang terdapat di Indonesia belum dibudidayakan secara komersil. Di daerah Aceh tanaman ruku-ruku masih dianggap tanaman yang tidak memiliki nilai ekonomis, sehingga digolongkan sebagai tanaman liar yang biasanya tumbuh di lahan kosong yang belum memiliki nilai jual dan belum dimanfaatkan secara luas. Tanaman ruku-ruku pada hakikatnya bisa dimanfaatkan menjadi berbagai produk olahan, yang salah satunya adalah berupa minuman teh. Teh ruku-ruku memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dikarenakan memiliki kandungan tanin dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan, anti tumor, anti bakteri dan anti virus (Parubak, 2013). Teh adalah salah satu minuman yang banyak disukai dan dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia.
Seiring dengan berkembangnya zaman maka masyarakat lebih memilih sesuatu yang mudah dan praktis begitu pula dengan pola konsumsi teh. Adapun produk olahan dari bahan baku teh yang banyak dijumpai di pasaran dalam bentuk praktis seperti teh kotak, teh botol, teh celup dan lain-lain. Diantara produk tersebut, teh celup merupakan suatu produk yang sudah dikenal dan sangat digemari oleh masyarakat karena sangat praktis dalam penggunaannya (Suryaningrum dkk., 2007). Dalam pembuatan teh celup daun ruku-ruku diperlukan penambahan rasa dan aroma untuk menutupi flavor yang kurang baik dari teh celup daun ruku-ruku tersebut, yaitu dengan penambahan rempah-rempah seperti jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pengolahan teh celup daun ruku-ruku dengan penambahan bubuk jahe serta untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk teh celup daun ruku-ruku.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah berat bahan per kantong (B) yaitu terdiri dari tiga (3) yaitu B1 (1,75 g), B2 (2 g) dan B3 (2,25 g). Faktor kedua adalah konsentrasi jahe (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : K1 (0 g), K2 ( 0,25 g) dan K3 (0,50 g). Setiap perlakuan diulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan adalah analisis rendemen, kadar air, kadar abu, total padatan terlarut, kadar tanin, aktivitas antioksidan dan uji organoleptik berupa uji hedonik terhadap warna, aroma dan rasa minuman teh celup ruku-ruku.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat bahan per kantong dan konsentrasi jahe yang ditambahkan pada teh ruku-ruku tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air, total padatan terlarut dan nilai organoleptik (hedonik) warna dan aroma teh celup ruku-ruku berpengaruh sangat nyata (P?0,01) terhadap kadar abu dan nilai organoleptik (hedonik) rasa teh celup ruku-ruku. Konsentrasi jahe (K) berpengaruh sangat nyata (P?0,01) terhadap nilai organoleptik (hedonik) rasa teh celup ruku-ruku. Interaksi berat bahan per kantong dengan konsentrasi jahe (B×K) berpengaruh nyata (P?0,05) terhadap nilai organoleptik (hedonik) rasa teh celup ruku-ruku. Berdasarkan metode uji ranking uji organoleptik diperoleh perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan berat bahan per kantong (B1) yaitu 1,75 g dengan konsentrasi jahe (K3) yaitu 0,50 g memiliki aktivitas antioksidan 63,60 % dan kandungan tanin sebesar 9,68 %.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK