Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR DAN PUPUK ROCKFOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAIES GUINEENSIS JACQ.) PADA TANAH MINERAL BERGAMBUT
Pengarang
Mula Narju - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200190012
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Agroteknologi Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
631.8
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis FMA dan pupuk rockfosfat yang tepat terhadap pertumbuhan kelapa sawit, serta untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara dosis FMA dan pupuk rockfosfat terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit di tanah mineral bergambut. Penelitian ini telah dilaksanakan di Gampong Selamat Datang Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, yang berlangsung dari 01 September 2015 sampai dengan 30 Maret 2016. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan tiga kali ulangan yang terdiri atas dua faktor, yaitu faktor FMA (F) terdiri 4 taraf atas: F0 = 0 g tan-1, F1 = 50 g tan-1, F2 = 100 g tan-1, F3 = 150 g tan-1 dan faktor dosis pupuk rockfosfat yang terdiri 3 taraf atas: P1 = 200 g P2O5 tan-1, P1 = 400 g P2O5 tan-1 dan P3 = 620 g P2O5 tan-1. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tanaman kelapa sawit, meliputi: penambahan tinggi tanaman, jumlah pelepah, diameter batang, serapan unsur hara N, P, K, jumlah spora dan kolonisasi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian berbagai dosis FMA berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah spora dan kolonisasi akar. namun tidak berpengaruh nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman, jumlah pelepah, diameter batang dan serapan unsur hara N, P, K. Dosis FMA terbaik dijumpai pada dosis FMA 150 g tan-1. Dosis pupuk rockfosfat berpengaruh sangat nyata terhadap kolonisasi akar, namun berpengaruh tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman, jumlah pelepah, diameter batang, serapan unsur hara N, P, K dan jumlah spora. Terdapat interaksi yang berbeda nyata antara dosis FMA dan pupuk rockfosfat terhadap parameter kolonisasi akar. Kombinasi terbaik dijumpai pada dosis FMA 150 g tan-1 dengan dosis pupuk rockfosfat 620 g tan-1.
Kata Kunci : Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA), Rockfosfat, Kelapa sawit, Tanah Mineral Gambut
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS DAN PUPUK ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA HISTOSOL (MUHAMMAD IQBAL, 2016)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) (Vini Masyitoh Lubis, 2019)
EFEKTIVITAS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) PADA ULTISOL DAN HISTOSOL (REKI JUNIADI, 2016)
PENGARUH JENIS TANAH DAN DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH SERTA PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI(GLYCINE MAX L. MERRIL) (Nurmasyitah, 2014)
PEMANFAATAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR SPESIFIK LOKASI DAN PUPUK KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ULTISOL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) (Muhammad Yunus , 2016)