Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN POST-OPERATIF FRAKTUR DI RSUDZA BANDA ACEH
Pengarang
MUZZAMMIL - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1507101010061
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecemasan pada pasien fraktur merupakan salah satu gangguan psikologis yang timbul setelah menjalani pembedahan. Faktor-faktor yang memicu hal tersebut seperti pekerjaan, imobilisasi, lokasi fraktur, nyeri, dan dukungan keluarga. Kecemasan yang tidak teratasi dapat berpengaruh terhadap prognosa terapi serta kualitas hidup pasien fraktur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecemasan pada pasien post-operatif fraktur yang berhubungan dengan pekerjaan, imobilisasi, lokasi fraktur, nyeri, dan dukungan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 55 responden yang diambil dengan teknik quota sampling. Penelitian dimulai dari tanggal 25 Oktober sampai dengan 15 november 2018 di Ruang Raudhah 6 dan 7 RSUDZA Banda Aceh. Penelitian dilakukan secara wawancara dengan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Spearmen dan Chi-square Test dengan tingkat kemaknaan ?=0,05. Hasil penelitian dari uji korelasi Spearman didapatkan adanya hubungan antara pekerjaan p=0,005, imobilisasi p=0,014, nyeri p=0,002, dukungan keluarga p=0,000 terhadap tingkat kecemasan, sedangkan hasil uji Chi-square Test didapatkan tidak adanya hubungan antara lokasi fraktur p=0,866 terhadap tingkat kecemasan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pekerjaan, imobilisasi, nyeri, dan dukungan keluarga terhadap kecemasan, sedangkan hubungan antara lokasi fraktur dengan tingkat kecemasan tidak berhubungan.
Kata kunci : Kecemasan, Pekerjaan, Imobilisasi, Lokasi Fraktur, Nyeri, Dukungan Keluarga
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE-ANTESTESI YANG AKAN MELAKUKAN ANESTESI UMUM PADA PASIEN ELEKTIF DI RSUDZA (RAMADHAN GANI, 2025)
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (HADRAH LUFTIA PUTRI, 2024)
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN STRES PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG RAWAT INAP JEUMPA I, II, III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 (Taufik, 2023)
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH I, II, DAN III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH, TAHUN 2012 (Cut Meutia, 2023)
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA DI POLIKLINIK PARU RSUDZA BANDA ACEH (NAILA HUSNA PAHLEVI, 2024)