KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (STUDI KASUS PADA LIMA LEMBAGA PAUD DI KECAMATAN JULOK KABUPATEN ACEH TIMUR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (STUDI KASUS PADA LIMA LEMBAGA PAUD DI KECAMATAN JULOK KABUPATEN ACEH TIMUR)


Pengarang

Siti Fatimah Zora - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104210007

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Zora, S. Fatimah. 2018. Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Studi Kasus pada Lima Lembaga PAUD di Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Skripsi, Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Anizar Ahmad, M.Pd. (2) Dra. Fakhriah, M.Pd.
Kata kunci: kompetensi guru, guru pendidikan anak usia dini.
Setiap guru harus memiliki kompetensi dan mampu melaksanakan proses pembelajaran serta memiliki kepribadian yang baik. Kenyataan yang terjadi di lapangan dalam proses pembelajaran guru belum melaksanakannya secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik dan kepribadian guru Pendidikan Anak Usia Dini pada lima lembaga PAUD. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru inti yang bertugas pada lima lembaga PAUD di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek penelitian relatif banyak yang tidak sesuai dengan indikator dalam melaksanakan kompetensi pedagogik dan kepribadian. Kompetensi pedagogik berupa perencanaan pembelajaran hanya dibuat oleh SP.3 dan SP.5 tetapi tidak sesuai dengan kurikulum. Semua subjek penelitian tidak menggunakan strategi, metode, pendekatan dan evaluasi yang tepat dalam pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya kompetensi kepribadian dalam pelaksanaan pembelajaran SP.2, SP.3 dan SP.4 tidak membiasakan anak bertanggung jawab, memberikan motivasi dan aturan dalam bermain. SP.5 memiliki kompetensi kepribadian tetapi tidak semua diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran, sedangkan SP.1 sudah memiliki kompetensi kepribadian dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan indikator. Disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik dan kepribadian guru masih belum tercapai, karena belum sesuai dengan indikator dan terlaksana dengan baik. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemauan dalam meningkatkan profesinya, agar setiap kendala yang ada di lembaga PAUD dapat terselesaikan sesuai dengan harapan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK