Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TRADISI KENDURI BLANG DALAM MASYARAKAT MEUNASAH BARO KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
MISRAZUL MUNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406101010026
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Misrazul, Muna. 2018. Tradisi Kenduri Blang Dalam Masyarakat Meunasah Baro
Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewar-
ganegaraan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si., (2) Maimun., S.Pd., MA
Kata kunci: tradisi, kenduri blang, masyarakat.
Dalam masyarakat Aceh sangat di kenal dengan keragaman adat yang menjadi tradisi yang dimilikinya. Penelitian ini membahas tentang tradisi kenduri blang dalam masyarakat Meunasah Baro Kabupaten Aceh Besar. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi kenduri blang di Desa Meunasah Baro. (2) Untuk mendeskripsikan makna kenduri blang dalam masyarakat Meunasah Baro. (3) Untuk mendeskripsikan eksistensi tradisi kenduri blang di Desa Meunasah Baro saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di Desa Meunasah Baro Kabupaten Aceh Besar. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan analisis data melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) Prosesi pelaksanaan kenduri blang dilaksanakan melalui dua tahapan yaitu tahap kegiatan persiapan alat dan bahan untuk dimasak, dan tahap kegiatan pelaksanaan acara kenduri yang berlangsung. (2) Kenduri blang dalam masyarakat bermakna bahwa kenduri blang merupakan upaya atau usaha berupa doa yang dilangsungkan secara bersama-sama oleh para petani guna memperoleh hasil yang baik, melimpah dan sampai zakat. (3) Eksistensi kenduri blang dalam masyarakat hingga saat ini masih sangat aktual atau dilestarikan karena selain kenduri ini sangat baik untuk dapat di laksanakan juga telah menjadi tradisi dalam lingkungan hidup. Dengan demikian adapun saran dalam penelitian ini adalah (1) Kepada masyarakat Meunasah Baro diharapkan agar terus mendukung, melestarikan dan mencintai adat budaya yang telah menjadi tradisi guna terus ada dan dapat terlaksanakan. (2) Kepada pemerintah lembaga pelestarian adat dan budaya di harapkan agar terus mengapresiasikan keberadaan kenduri blang di semua desa yang ada di Kabupaten Aceh Besar. (3) Kepada tokoh-tokoh adat di harapkan terus menyadari dan mensosialisasikan masyarakat muda agar terus mencintai dan melestarikan tradisi kenduri blang yang telah ada.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMAKNAAN TRADISI KENDURI “BUNGO KAYU” DI DESA KEUMUMU SEBERANG KECAMATAN LABUHANHAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN (WERY SETIAWAN, 2018)
KESELARASAN LANTUNAN DOA KENDURI DALAM TRADISI BUNYI MASYARAKAT GAYO (Zuhri Aradika, 2024)
PEWARISAN TRADISI MEURAPA’I DESA GLA MEUNASAH BAROE ACEH BESAR (Syafriruddin, 2019)
BENTUK PENYAJIAN RAPA’I RATEB DI SANGGAR AWAK AWAI DESA GLA MEUNASAH BARO (SEPTIAR NANDA, 2015)
KENDURI JIRAT PADA MASYARAKAT GAMPONG (STUDI KASUS DI GAMPONG LAMPOH DRIEN KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA) (Bagus Iqbal, 2019)