<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52555">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI UNSUR DALAM IKAN BAKAR MENGGUNAKAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPY-ENERGY DISPERSIVE X-RAY SPECTROSCOPY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurmilawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian identifikasi unsur dalam ikan bakar menggunakan Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM-EDS). Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan unsur dalam arang tempurung kelapa dan ikan bakar. Pada penelitian ini digunakan  arang tempurung kelapa, ikan tongkol yang dibakar dan sebagai pembanding digunakan ikan dijemur. Ikan bakar diberi 2 perlakuan yaitu ikan bakar matang dengan waktu pembakaran  ±10 menit dan ikan bakar terlalu matang dengan waktu pembakaran ±16 menit. Sampel ikan bakar matang, sampel ikan terlalu matang dan sampel ikan dijemur diambil bagian luar dan bagian dalam, kemudian dipotong dengan ukuran  ±1x1 cm2 dan sampel arang tempurung kelapa dipotong dengan ukuran yang sama. Selanjutnya, sampel dilakukan  pengujian untuk mengetahui kandungan unsur dengan menggunakan SEM-EDS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kandungan utama arang tempurung kelapa adalah karbon dengan persentase 69%. Unsur dominan yang terdapat pada semua sampel ikan bagian luar dan bagian dalam adalah karbon dan oksigen, namun untuk sampel ikan dijemur bagian dalam kandungan yang dominan didalamnya adalah oksigen. Sampel ikan bakar matang bagian luar dan bagian dalam kandungan unsur karbon dengan persentase  44,9% ; 24,5% ;  dan oksigen  45% ; 65%,  sedangkan sampel ikan bakar terlalu matang bagian luar dan bagian dalam kandungan unsur  karbon 70,5% ; 28%  dan  oksigen 27% ; 50,5%.  Kandungan unsur dominan pada sampel ikan dijemur bagian luar adalah karbon dan oksigen dengan persentase 33,4% dan 50,8%.  Sedangkan bagian dalam kandungan oksigen dengan persentase 60,6%. Berdasarkan hasil pengujian  semua sampel ikan bakar, bagian luar mengandung karbon yang lebih tinggi dibandingkan  dengan bagian dalamnya, pengolahan ikan dengan cara dibakar  dapat meningkatkan kandungan karbon pada  ikan bakar. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Arang tempurung kelapa, ikan bakar matang, ikan bakar terlalu matang, unsur, SEM-EDS.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52555</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-03 14:01:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-03 15:31:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>