<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52551">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERSILANGAN PUYUH HYBRID DENGAN PUYUH JEPANG (COTURNIX CORTUNIX JAPONICA) TERHADAP PRODUKSI TELUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jainuddin Ali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) merupakan jenis unggas yang paling populer selain ayam  dan itik di Indonesia yang diminati peternak unggas. Pemeliharaan puyuh di Indonesia sebagian besar ditujukan untuk menghasilkan telur dan ada juga yang memanfaatkan sebagai penghasil daging. Salah satu cara untuk mengembangkan puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) yaitu menyilangkan dengan puyuh unggul seperti puyuh Hybrid. Tujuan dilakukan persilangan ini yaitu untuk meningkatkan mutu genetik dan produksi puyuh hasil persilangan. Parameter yang diamati yaitu konsumsi pakan, berat telur, produksi telur dan konversi pakan. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil persilangan puyuh Hybrid dengan puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) dengan perbandingan pejantan dan indukan (2:3) dapat menekan konsumsi pakan pada puyuh sehingga mempengaruhi biaya pakan. Pengaruh persilangan belum terlihat secara nyata pada produksi telur, berat telur dan konversi pakan, hal ini disebabkan karena puyuh baru memasuki tahap awal produksi telur. Namun demikian nilai konversi pakan pada puyuh hasil persilangan cenderung meningkat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>GENITICS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52551</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-03 13:42:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-15 09:18:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>