HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA PASIEN THALASSEMIA DEPENDEN TRANSFUSI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA PASIEN THALASSEMIA DEPENDEN TRANSFUSI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

dr. Ridha Wahyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407601020003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi pendidikan Dokter sepesialis penyakit dalam Unsyiah., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA PASIEN THALASSEMIA DEPENDEN TRANSFUSI DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

Latar Belakang:
Vitamin D merupakan zat yang paling penting dalam proses homeostasis kalsium dan mineralisasi tulang. Asupan kalsium dan vitamin D dapat meningkatkan massa tulang dan menurunkan kehilangan tulang pada usia dewasa. Pasien thalassemia yang dependen transfusi juga rentan terhadap risiko nilai bone mineral density (BMD) yang lebih rendah dibandingkan dengan populasi normal.

Tujuan Penelitian:
Menilai peran vitamin D sebagai prediktor rendahnya kepadatan massa tulang pada pasien thalassemia dependen transfusi.

Bahan dan Metode Penelitian:
Penelitian analitik observasional prospektif dengan pendekatan rancangan penelitian potong lintang pada pasien thalassemia dewasa yang dependen transfusi periode Januari hingga Mei 2018. Kadar vitamin D diukur menggunakan metode enzyme linked immunosorbant assay (ELISA) dan BMD diukur menggunakan Dual Energi X-Ray Absorptiometry (DEXA) Scan.

Hasil Penelitian:
24 orang dilibatkan pada analisis penelitian ini. Sebanyak 45,8% subjek penelitian ditemukan mengalami defisiensi dan 41,7% mengalami insufisiensi vitamin D dengan rata-rata kadar vitamin D adalah 20,463±7,5865 mg/dL. Sebanyak 19 orang subjek penelitian (79,2%) memiliki nilai BMD rendah (41,7% osteoporosis dan 37,5% osteopenia). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai vitamin D dengan nilai BMD (p > 0,05).

Kesimpulan: Mayoritas pasien thalassemia yang dependen transfusi memiliki kadar vitamin D dan juga nilai BMD yang rendah. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar vitamin D dengan pemeriksaan BMD pada pasien thalassemia yang dependen transfusi.

Kata Kunci: BMD, Thalassemia dependen transfusi, Vitamin D

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK