PENGARUH PEMBERIAN REGIMEN BERBASIS DOKSORUBISIN TERHADAP FUNGSI JANTUNG PASIEN KANKER DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN REGIMEN BERBASIS DOKSORUBISIN TERHADAP FUNGSI JANTUNG PASIEN KANKER DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Mikyal Bulqiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010126

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.994

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kanker adalah suatu penyakit dimana sel-sel terus membelah secara abnormal, sehingga sel-sel tersebut terus berkembang dan menjadi ganas. Salah satu terapi dari kanker adalah kemoterapi. Penggunaan regimen kemoterapi tidak hanya membunuh sel-sel kanker, akan tetapi dapat menimbulkan toksisitas pada tubuh penderita. Doksorubisin yang merupakan golongan obat antrasiklin memiliki efek toksik pada jantung yang sebagian besar irreversible dan jelas berhubungan dengan total dosis kumulatif yang digunakan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian regimen berbasis doksorubisin terhadap fungsi jantung pasien kanker di RSUDZA Banda Aceh serta untuk mengetahui gambaran fungsi jantung berdasarkan jenis kelamin, usia, serta jenis dan dosis regimen kemoterapi pasien kanker di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian case control. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2013 – Maret 2014 di Poliklinik Penyakit Dalam dan Poliklinik Bedah RSUDZA. Subjek penelitian ini adalah 35 penderita kanker yang menggunakan regimen berbasis doksorubisin yang telah selesai menjalani 6 siklus kemoterapi di RSUDZA Banda Aceh. Analisa data yang digunakanadalah t-test berpasangan, dengan interval kepercayaan 95%. Hasil analisa data menunjukanterdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian regimen berbasis doksorubisin terhadap fungsi jantung pasien kanker di RSUDZA Banda Aceh (p=0,0001) dan kardiotoksisitas akibat pemberian regimen berbasis doksorubisin terhadap fungsi jantung pasien kanker di RSUDZA Banda Aceh paling banyak terjadi wanita, usia 46-55 tahun, dan dengan regimen TAC (Taxotere 1440 mg/m2, Doksorubisin 420 mg/m2, Cyclophosphamide 6000 mg/m2).

Kata Kunci: Doksorubisin, Fungsi Jantung, Kardiotoksisitas, Kanker, Kemoterapi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK