Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN KIMIA GAMBUT AKIBAT LAMANYA PENGGUNAAN LAHAN DI RAWA TRIPA KABUPATEN NAGAN RAYA
Pengarang
Silvia Anggita Devi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405108010026
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak : Histosol merupakan tanah organik yang terbentuk dari kumpulan bahan-bahan organik seperti serasah tumbuhan yang terdekomposisi dalam jangka waktu yang lama.Di Aceh sendiri wilayah ekosistem rawa gambut yang telah dikonversi menjadi lahan pertanian dan perkebunan adalah wilayah barat mulai dari Kabupaten Aceh Jaya hingga Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan beberapa sifat fisika dan kimia gambut akibat lamanya penggunaan lahan di Rawa Tripa Kabupaten Nagan Raya.
Pada penelitian ini menggunakan metode survai deskriptif yaitu memamfaatkan data yang ada di lapangan dan dianalisis melalui landasan teori yang berlaku. Dalam pelaksanaan penelitian sampel tanah diambil pada lahan kelapa sawit yang berumur 1 – 3 tahun, 3 – 6 tahun, 6 – 9 tahun serta yang belum ditanami. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0 – 20 cm dan 20 – 40 cm, masing masing diambil sebanyak 4 titik sampel dalam satu lahan. Sehingga didapat 28 jumlah sampel. Analisis yang dilakukan adalah tingkat kematangan gambut, kedalaman gambut, subsidence, warna tanah, berat volume tanah, porositas, kadar air, pH, KTK, C-organik, N-total.
Hasil penelitian dan analisis pada perubahan sifat fisika gambut akibat lamanya penggunaan lahan menunjukan bahwa kadar air tertinggi tedapat pada sampel U0 (sub soil) yaitu 275,94% dan kadar air terendah pada sampel U3 (top soil) yaitu 81,16%. Berat volume tertinggi terdapat pada sampel U3 (top soil) yaitu 0,90 g/cm3 dan berat volume terendah pada sampel U0 (sub soil) yaitu 0,41 g/cm3. Porositas tertinggi terdapat pada U0 (sub soil) yaitu 97,16% dan yang terendah terdapat pada U3 (top soil) yaitu 64,11%. Hasil pengamatan lapangan pada kematangan gambut menunjukan bahwa gambut rawa tripa memiliki tingkat kematangan hemik dan saprik, kedalaman gambut yaitu dangkal sampai sangat dalam, subsidence terjadi akibat pengarih drainase dan warna gambut yaitu hitam kemerahan sampai coklat kehitaman.
Tidak Tersedia Deskripsi
KUALITAS AIR PADA BERBAGAI TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN SUB DAS KRUENG TRIPA KABUPATEN NAGAN RAYA (munira, 2014)
PERUBAHAN SIFAT FISIKA PADA GAMBUT TERBAKAR DI DESA BABAH LUENG KECAMATAN TRIPA MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (Teuku Muhammad Afrizal, 2019)
KAJIAN KONDISI EKSISTING DAN ARAHAN PENGELOLAAN LAHAN KAWASAN SUAKA MARGASATWA GAMBUT RAWA SINGKIL (Zikri Wali, 2020)
PENGARUH RESIDU BIOCHAR SERTA KOMBINASI KOMPOS DAN UREA TERHADAP SIFAT FISIKA TANAH INCEPTISOL PADA LAHAN YANG DITANAMI JAGUNG (MOULINA SARI BANCIN, 2015)
STRATIFIKASI HABITAT DAN KEANEKARAGAMAN BURUNG DI EKOSISTEM SPESIFIK RAWA GAMBUT TRIPA GAMPONG BABAH LUENG, TRIPA MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (M AMIN, 2017)