Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL MELALUI SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT PIDIE
Pengarang
Hardiana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200270016
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Biologi Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
581.634
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Swamedikasi merupakan satu tindakan mengobati diri atas inisiatif sendiri baik dengan obat tradisional maupun obat modern tanpa intervensi dari tenaga medis professional. Ketersediaan bahan alam yang sangat mudah didapatkan, serta harga yang terjangkau sehingga mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan obat tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku pengobatan pada masyarakat Pidie, jenis-jenis penyakit, sumber informasi, bentuk sediaan dan alasan menggunakan obat tradisional secara swamedikasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan metode survei dan PRA (Participatory Rural Apprasial) yaitu melalui wawancara yang dilakukan secara semi struktural yang berpedoman pada sejumlah pertanyaan terhadap 1280 responden. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis pengobatan, jenis penyakit, sumber informasi, bentuk sediaan, dan alasan menggunakan obat tradisional secara swamedikasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa perilakumasyarakat Pidie dalam mengobati dirinya yaitu secara swamedikasisebanyak (56.8% responden), nonswamedikasisebanyak (39.2% responden), dan campuransebanyak(4.0% responden). Jumlah jenis penyakit pada masyarakat Pidie yang diobati dengan obat tradisional secara swamedikasi yaitu penyakit ringan sebanyak 15 jenis penyakit, penyakit kronis sebanyak 18 jenis penyakit, dan penyakit parah sebanyak 7 jenis penyakit. Sumber informasi penggunaan obat tradisional paling banyak diperoleh dari keluarga/orang tua yaitu (51.2%). Bentuk sediaan obat tradisional paling banyak dipakai adalah dalam bentuk segar (48.5%). Alasan menggunakan obat tradisional secara swamedikasi adalah dapat diperoleh dengan mudah (53.8%).
Tidak Tersedia Deskripsi
MOTIVASI PASIEN BEROBAT PADA PENGOBATAN TRADISIONAL ERIYANTI GAMPOENG LAMTIMPEUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Muhammad Ikhsan, 2016)
HUBUNGAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI TERHADAP RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT PASIEN LANJUT USIA DI BEBERAPA APOTEK WILAYAH BANDA ACEH (Shara Yunita, 2015)
ANALISA SOSIOLOGIS TERHADAP MASYARAKAT YANG MELAKUKAN PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL DUKUN (GURU KAMPUNG) DI KECAMATAN KETOL, KABUPATEN ACEH TENGAH (Setiawati, 2020)
ANALISA PENGGUNAAN OBAT BEBAS TERBATAS DALAM UPAYA SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2010 (Anni Rahmawati, 2023)
EFEK PEMBERIAN INFUSA DAUN SIRIH HIJAU (PIPER BETLE, L) TERHADAP ANGKA LEMPENG TOTAL DAN LEUKOSIT IKAN LELE SANGKURIANG (CHARIAS GARIEPINUS) (ANWAR HIDAYAT DAHRI, 2020)