Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN INTELLIGENCE QUOTIENT
Pengarang
RIZKA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200160055
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.26
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pembelajaran matematika di sekolah cenderung tidak memperhatikan kemampuan berpikir kreatif siswa, padahal kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu tujuan dalam pembelajaran matematika. Salah satu cara untuk memenuhi ketercapaian kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dengan cara membiasakan siswa menyelesaikan masalah matematika dalam bentuk masalah terbuka, salah satunya dalam bentuk cerita. Selain itu IQ juga berpengaruh terhadap keberhasian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan tingkat berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan IQ. Subjek penelitian untuk data tingkat berpikir kreatif terdiri dari 30 siswa kelas IX, sedangkan untuk data proses berpikir kreatif sebanyak 9 siswa kelas IX. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Analisis data untuk proses berpikir kreatif berdasarkan tahapan Polya, sedangkan untuk tingkat berpikir kreatif menggunakan level TBK Siswono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kreatif subjek IQ di atas rata-rata, cenderung mengidentifikasi masalah baik, mengumpulkan dan mengaitkan informasi dengan tepat; membuat strategi dan menetapkan langkah penyelesaian masalah yang beragam dengan lancar; dan menelusuri kembali hasil penyelesaian dengan menyeluruh dan benar. Proses berpikir kreatif subjek IQ rata-rata, cenderung mengidentifikasi masalah baik, mengumpulkan dan mengaitkan informasi dengan benar; membuat strategi dan menetapkan langkah penyelesaian masalah yang beragam dengan lancar; dan cenderung memeriksa kembali hasil penyelesaian dengan membaca kembali soal secara keseluruhan. Proses berpikir kreatif subjek IQ di bawah rata-rata, cenderung kurang memahami informasi; subjek menyusun strategi dengan beragam meski tidak begitu lancar, subjek menjelaskan langkah penyelesaian tidak dengan urut; dan cenderung tidak memeriksa kembali hasil jawaban. Hasil tingkat berpikir kreatif yaitu untuk subjek di atas rata-rata terdapat dua subjek di level 4 (sangat kreatif), dan tiga subjek di level 3 (kreatif); untuk subjek di rata-rata terdapat satu subjek di level 4 (sangat kreatif), sebelas subjek di level 3 (kreatif), dan enam subjek di level 2 (cukup kreatif); dan untuksubjek di bawah rata-rata terdapat satu subjek di level 3 (kreatif), empat subjek di level 2 (cukup kreatif), dan dua subjek di level 2 (kurang kreatif).
Kata kunci: Proses Berpikir Kreatif, Tingkat Berpikir Kreatif, IQ
Tidak Tersedia Deskripsi
PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI MULTIPLE INTELLIGENCES (Risma Riza, 2017)
TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN INTELLIGENCE QUOTIENT (RIZKA, 2019)
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS VII PADA MATERI SEGIEMPAT DI SMPN 1 SEUNAGAN (Cut Putri, 2021)
KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA MATERI FPB DAN KPK DI KELAS IV SDN 2 BAKONGAN ACEH SELATAN (Revi Sudianti, 2019)
PERKEMBANGAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI ELPSA FRAMEWORK DI SMP (NURHALIMAH, 2016)