Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK FKIP UNSYIAH BANDA ACEH
Pengarang
SRI WAHYUNI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306104210041
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Sri Wahyuni. 2018. Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Dr. Anizar Ahmad, M. Pd (2) Rosmiati, S. Pd. I, M. Ed
Kata kunci : pembelajaran, anak berkebutuhan khusus
Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang berbeda dengan anak tidak berkebutuhan khusus pada umumnya, perbedaan itu terlihat dari aspek fisik motorik, dan sosial emosional. Idealnya anak berkebutuhan khusus sekolah di sekolah luar biasa (SLB), namun karena SLB tidak tersedia di semua daerah secara merata, maka orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus menyekolahkan anaknya di sekolah umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran anak berkebutuhan khusus, dan kendala apa saja yang dihadapi guru dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di TK FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu salah seorang guru kelas, objek penelitian adalah dua orang anak berkebutuhan khusus berjenis kelamin laki-laki. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus dilaksanakan dalam kelas yang sama dengan anak tidak berkebutuhan khusus. Di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh menggunakan model pembelajaran kelompok dan area. Khusus untuk anak berkebutuhan khusus, ketika mereka bertingkah dalam kelas saat pembelajaran, guru menggunakan pendekatan individual dengan cara merangkul, memeluk, dan memberikan sentuhan. Kendala yang dihadapi guru yaitu minimnya pengetahuan guru dalam memahami karakteristik dan pendekatan penanganan anak berkebutuhan khusus. Jumlah guru tidak seimbang dengan jumlah anak, karena tidak tersedianya guru khusus untuk anak berkebutuhan khusus di dalam kelas. Sebaiknya pihak sekolah memberi wawasan pengetahuan kepada guru tentang penanganan terhadap anak berkebutuhan khusus.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENDETEKSI KONDISI TANTRUM ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DENGAN SENSOR SUHU MLX90614 DAN MODUL GPS BERBASIS IOT (Halvi Tiana Rousa, 2022)
PERSEPSI SISWA-SISWI TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SDN 1 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (SAFRINA, 2015)
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PENYESUAIAN SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (SUATU PENELITIAN PADA SDN 25 BANDA ACEH) (suryani, 2014)
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SD NEGERI 57 BANDA ACEH) (Nurraida, 2019)
GAMBARAN PENYESUAIAN DIRI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI BANDA ACEH TAHUN 2011 (Rizki Andriani, 2022)