HUBUNGAN SHORT CHAIN FATTY ACID DENGAN RESISTENSI INSULIN PADA INDIVIDU OBESITAS YANG TIDAK MENDERITA DIABETES MELLITUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN SHORT CHAIN FATTY ACID DENGAN RESISTENSI INSULIN PADA INDIVIDU OBESITAS YANG TIDAK MENDERITA DIABETES MELLITUS


Pengarang

dr. Swastika Widhiastuti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207601020016

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.398

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

HUBUNGAN SHORT CHAIN FATTY ACID DENGAN RESISTENSI INSULIN PADA INDIVIDU OBESITAS YANG TIDAK MENDERITA DIABETES MELLITUS


Latar Belakang
Berdasarkan NHANES 2013-2014, sekitar 37,7% orang dewasa dengan obesitas. Obesitas dan resistensi insulin saling dikaitkan, meskipun sebagian dari individu obesitas memiliki insulin yang sensitif. Penelitian terbaru menunjukkan pengaruh mikrobiota usus dan metabolitnya, yaitu SCFA, terhadap resistensi insulin.

Tujuan
Untuk mengetahui hubungan kadar SCFA pada individu obesitas dengan resistensi insulin yang tidak menderita DM.

Metode
Desain penelitian adalah analitik potong lintang pada 35 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik penelitian consecutive sampling. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa, insulin puasa, HbA1C, HOMA-IR dan SCFA. Data dianalisis dengan mengggunakan uji korelasi Pearson dan analisis Point-biserial correlation.

Hasil
Nilai rata-rata kadar insulin puasa dan HOMA-IR lebih tinggi dan signifikan dibandingkan kadar gula darah puasa dan HbA1C pada kelompok resistensi insulin (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK