<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="52079">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU DAN GULA TERHADAP KUALITAS NATA DE CORN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIDA SIRTA DEWI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Jagung (Zea Mays L) merupakan salah satu komoditas penting kedua &#13;
setelah padi/beras. Jagung memiliki kandungan gizi yang sangat banyak seperti&#13;
karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin A, vitamin B, vitamin C, besi,&#13;
magnesium, mangan, fosfor, kalium, dan zink. Jagung juga bisa dibuat sebagai&#13;
produk fermentasi dari bakteri Acetobacter xylinum yang menghasilkan Nata de&#13;
corn dengan mengubah gula yang terdapat pada subtrat. Dalam penelitian ini&#13;
tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui kualitas nata de corn (meliputi&#13;
ketebalan, rendemen, kadar serat, cemaran logam dan sifat organoleptik) dengan&#13;
pengaruh penambahan gula dan ekstrak kecambah kacang hijau. Pada pembuatan&#13;
nata de corn mula-mula peralatan yang digunakan disterilkan terlebih dahulu,&#13;
jagung dihancurkan untuk diambil subtratnya yang akan dijadikan medium&#13;
tumbuh bakteri dan ditambahkan gula sesuai variabel (6%; 8% dan 10%) serta dan&#13;
ekstrak kecambah kacang hijau sesuai variabel (0%; 0,25%; 0,50% dan 0,75%)&#13;
kemudian dipanaskan pada suhu 100&#13;
o&#13;
C hingga mendidih. Setelah dingin diatur pH&#13;
dengan asam cuka 25% sampai optimumnya 4,5. Diinokulasikan starter kedalam&#13;
medium fermentasi sebanyak 100 ml dan difermentasikan selama 14 hari. Hasil&#13;
pengujian karakteristik mutu nata de corn menunjukan bahwa rendemen nata&#13;
tertinggi yaitu 32,12%; ketebalan nata tertinggi yaitu 0,87cm; kadar serat tertinggi&#13;
yaitu 4,02%; hasil uji organoleptik terhadap warna, tekstur, aroma dan rasa&#13;
menunjukan agak suka-netral dan cemaran logam terhadap Pb yaitu 0,0390mg/kg;&#13;
Cu yaitu 0,1117mg/kg serta Zn yaitu 0,4515mg/kg. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Jagung, bakteri Acetobacter xylinum, ekstrak kecambah kacang &#13;
hijau, fermentasi dan nata de corn.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>52079</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-31 17:22:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-02 09:12:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>