PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,60 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,60


Pengarang

RYAN AFDAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Beton merupakan suatu bahan komposit dari beberapa material, yang bahan
utamanya terdiri dari campuran antara semen, agregat halus (pasir sungai dan pasir
laut), agregat kasar, air atau bahan lain yang berfungsi sebagai pengikat hidrolis.
Pasir laut menggantikan seluruh proporsi campuran beton untuk agregat halus, pasir
laut yang digunakan berasal dari pantai desa lama muda aceh barat daya. Beton polos
memiliki kekuatan tekan yang tinggi dibandingkan dengan kekuatan tarik. Kuat tekan
beban beton adalah besarnya beban persatuan luas, yang menyebabkan benda uji
hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang dihasilkan oleh mesin tekan dan
kuat tekan beton bertambah sesuai dengan bertambahnya umur beton. Kuat tarik
belah adalah pemberian gaya tekan sepanjang diameter spesimen beton silinder pada
kisaran laju yang ditentukan sampai batas keruntuhan. Pada umumnya kuat tekan dan
kuat tarik belah beton tidak berbanding lurus, setiap usaha perbaikan mutu kekuatan
tekan hanya sertai peningkatan kecil nilai kuat tarik belah. Tujuan dari penilitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan
kuat tarik belah beton. Pada penelitian ini dilakukan perawatan beton selama 28 hari
sebanyak 36 buah benda uji, masing-masing jenis pengujian terdiri 18 benda uji
dengan pembagian 9 benda uji untuk pasir laut dan 9 benda uji untuk pasir sungai
untuk setiap variasi umur menggunakan 3 benda, benda uji yang digunakan adalah
silinder dengan ukuran berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat
tekan dan kuar tari belah. Pengujian dilakukan pada beton berumur 7 hari, 14 hari dan
28 hari setelah pengecoran. Hasil pengujian dari pengaruh penggunaan pasir laut
terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah dengan fas 0,60 menunjukan persentase
penurunan kuat tekan rata-rata menggunakan pasir sungai dan pasir laut pada umur 7
hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 20,85%, 31,89% dan 20,43%, untuk persentase
penurunan kuat tarik belah rata-rata menggunakan pasir sungai dan pasir laut pada
umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 5,55%, 3,50% dan 7,71%. Hubungan kuat
tekan dan kuat tarik belah beton menurut nilson dan winter berkisar 0,5?(f'c)0,67?(f^'c)

dan nilai perbandingan kuat tekan terhadap kuat tarik belah beton
berumur 7 hari sampai 28 hari menggunakan pasir laut berkisar antara 15,430% -
13,709% dari nilai kuat tekannya sudah termasuk dalam batasan yang disyaratkan.
kata kunci : pasir laut, beton, kuat tekan, kuat tarik belah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK