PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,55 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,55


Pengarang

MUHAMMAD IQBAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pasir laut merupakan salah satu material yang memiliki ketersediaan kuantitas
yang cukup besar namun secara kualitas masih perlu diteliti lebih lanjut terhadap
mutu betonnya karena adanya kandungan garam pada pasir laut yang dapat
meyebabkan korosi pada tulangan. Pasir laut banyak digunakan oleh masyarakat
pesisir, hal ini dikarenakan sulitnya jangkauan dan sumber penambangan pasir
sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan
pasir laut terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton serta perbandingan
terhadap nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Pasir laut menggantikan
seluruh proporsi campuran beton untuk agregat halus. Pasir laut yang digunakan
berasal dari pantai Desa Lama Muda Aceh Barat Daya. Pengujian dilakukan pada
saat benda uji berumur 7, 14 dan 28 hari dengan menggunakan Faktor Air Semen
(FAS) yang digunakan pada penelitian adalah 0,55 dengan jumlah benda uji 36
buah benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Masing-masing
pengujian terdiri dari 18 benda uji dengan pembangian 9 benda uji untuk pasir
laut dan 9 benda uji untuk pasir sungai untuk setiap variasi umur menggunakan 3
benda uji. Hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tekan rata-rata pasir sungai
pada umur 7 hari sebesar 22,74 Mpa, pada umur 14 hari sebesar 27,09 MPa, dan
pada umur 28 hari sebesar 33,74 Mpa. Untuk kuat tarik belah beton rata-rata pada
umur 7 hari sebesar 2,63 MPa, pada umur 14 hari sebesar 2,68 MPa, dan pada
umur 28 hari sebesar 3,27 MPa. Sedangkan yang menggunakan pasir laut
menunjukan bahwa kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari sebesar 22,35 Mpa, pada
umur 14 hari sebesar 22,90 MPa, dan pada umur 28 hari sebesar 26,43 MPa.
Untuk kuat tarik belah rata- rata umur 7 hari sebesar 2,55 Mpa, pada umur 14 hari
sebesar 2,59 MPa, dan pada umur 28 hari sebesar 2,95 MPa. Dari hasil penelitian
tersebut menujukan bahwa beton yang menggunakan pasir laut memiliki kuat
tekan dan kuat tarik belah yang lebih rendah dari pasir sungai namun
penurunannya tidak terlalu signifikan sehingga pasir laut dapat digunakan sebagai
agregat halus dalam campuran beton dan menjadi alternatif untuk mengatasi
keterbatasan material agregat halus dengan syarat pasir laut yang digunakan
sebagai bahan campuran beton. Dengan syarat dicuci terlebih dahulu.

Kata Kunci : Pasir Laut, Pasir Sungai, Kuat Tekan, Kuat Belah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK