<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5203">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT  BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arie Adrian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT BANDA ACEH&#13;
&#13;
Arie Adrian&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perawat adalah salah satu profesi di rumah sakit yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, yang sangat rentan terhadap burnout. Burnout merupakan suatu kejenuhan yang ditandai dengan kondisi kelelahan fisik, emosi, dan mental yang dikarenakan situasi dan kondisi  tidak nyaman yang terus-menerus menekan individu. Faktor penyebab burnout sangatlah beragam, salah satunya adalah kurangnya dukungan sosial yang diterima oleh individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan burnout pada perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Banda Aceh. Hipotesis yang diajukan adalah dengan semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin rendah burnout. Subjek penelitian adalah para perawat yang bertugas di IGD di RSUDZA, RSU Meuraxa, dan RS Ibu &amp; Anak Banda Aceh yang berjumlah 55 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang disusun dengan mengacu pada teori Sarafino (1998), dan skala burnout yang disusun dengan mengacu pada teori Maslach, Schaufeli, &amp; Leiter (2001). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode statistika dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = - 0.657 dan (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>NURSING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BURNOUT-PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL SUPPORT</topic>
 </subject>
 <classification>158.723</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-03 15:03:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-16 16:03:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>