<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5200">
 <titleInfo>
  <title>KETERLAKSANAAN PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMA NEGERI SE KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ismaniar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Keterlaksanaan, Teknologi Informasi, Komunikasi &#13;
Keterlaksanaan pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh khususnya kelas X telah menggunakan kurikulum 2013 yang menghapuskan pelajaran TIK sebagai pelajaran di sekolah, tetapi  kelas XI dan XII masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menyediakan mata pelajaran TIK untuk diajarkan. Permasalahan di setiap sekolah berbeda –beda, diantaranya tidak ada pengajar yang sesuai dengan bidang TIK, tidak tersedianya fasilitas yang mendukung untuk pelajaran TIK, dan hampir sebagian dari peserta didik mempunyai komputer sendiri dan dapat menggunakannya sehingga kurikulum baru  menghapuskan TIK sebagai mata pelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terlaksana pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh yang berjumlah 32 guru dan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 16 guru mata pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh. Penentuan sampel ditentukan melalui purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket, angket yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket skala Likert (1-4), dengan ketentuan 1 menyatakan sangat tidak setuju, 2 menyatakan tidak setuju, 3 menyatakan setuju, 4 menyatakan sangat setuju. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses pembelajaaran TIK sudah terlaksana dengan baik sekali, hal ini diperoleh dari hasil olah data angket yang telah tersebar di seluruh SMA Negeri se Kota Banda Aceh. Jelas terlihat bahwa keterlaksanaan pelajaran TIK di SMA Negeri se Kota Banda Aceh secara umum adalah baik sekali. &#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>SCIENCE-EDUCATIONS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INFORMATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>507</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5200</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-03 15:00:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-15 15:03:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>