PENGUJIAN KUAT GESER LAPISAN TANAH PANTAI (KM 16.5) KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR UNTUK KEGUNAAN KONSTRUKSI ABRASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGUJIAN KUAT GESER LAPISAN TANAH PANTAI (KM 16.5) KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR UNTUK KEGUNAAN KONSTRUKSI ABRASI


Pengarang

Novri Yandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Dalam pengertian teknik secara umum, tanah di definisikan sebagai suatu material
yang terdiri dari agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak
terkontaminasi (terikat secara kimia) satu sama lain dan dari bahan-bahan organik
yang telah menfosil (yang berpartikel padat) di sertai oleh zat cair dan gas yang
mengisi ruang-ruang kosong di antara partikel padat tersebut. Tujuan penelitan
adalah mengetahui hubungan antara nilai indeks plastisitas dengan parameter kuat
geser tanah yang meliputi nilai kohesi dan sudut geser interal. Metode penelitian
melalui pengujian dimulai dengan memeriksa sifat-sifat fisis tanah yang meliputi
pengukuran berat jenis, pengukuran batas cair, pengukuran batas plastis dan
pembagian butir, sedangkan pemeriksaan sifat mekanis tanah yang meliputi kuat
geser langsung. Adapun hasil pengujian titik 1 dan 2 sifat-sifat fisis yaitu : indeks
plastisitas 0 titik dan 2 sebesar 0. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO
A-3, sedangkan menurut sistem USCS tanah tersebut diklasifikasikan kedalam
fraksi tanah berbutir kasar, dengan simbol kelompok S. Berdasarkan hasil
pengujian kuat geser nilai sudut geser ( tertinggi diperoleh dari titik 2 yaitu
35,33° dan nilai kohesi (c) tertinggi diperoleh dari titik 2 yaitu 0,0844 kg/cm².
Hubungan antara indeks plastisitas dengan parameter kuat geser tanah
menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai PI maka nilai sudut geser tanah akan
semakin besar. Semakin besar nilai PI maka nilai kohesi akan kecil. Lokasi tanah
sampel diambil pada tanah pantai yang berlokasi di pantai Lhoknga, Desa Mon
Ikeun Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.
Kata Kunci : SudutGeser, Kohesi, Hubungan Nilai PI dengan nilai C dan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK