<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5197">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL KAS PADA MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sayid Reza Helmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Organisasi nirlaba seperti masjid memiliki karakteristik berbeda dengan organisasi bisnis. Salah satu perbedaannya terlihat pada sistem pengelolaan keuangannya. Perbedaan ini berdampak langsung terhadap sistem pengendalian internal yang diterapkan organisasi. Pada organisasi bisnis, pemilik merancang sistem pengendalian untuk melindungi asetnya, sementara organisasi nirlaba tidak memiliki pemilik yang mengatur masalah sistem pengendalian internal. Kurangnya perhatian terhadap pengelolaan keuangan dalam organisasi nirlaba telah mengakibatkan banyaknya terjadi kecurangan dan penyelewengan penggunaan dana. Beberapa skandal dan kasus terus bermunculan yang melibatkan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang keagamaan tidak terkecuali masjid. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh memiliki sistem pengendalian internal yang cukup terhadap penerimaan dan pengeluaran kas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menjadikan Masjid Raya Baiturrahman sebagai objek tunggal penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi untuk mendapatkan data yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya sistem pengendalian internal terhadap penerimaan dan pengeluaran kas pada Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh sudah berjalan cukup baik. Penelitian ini juga menunjukkan telah diterapkannya dasar-dasar aktivitas pengendalian seperti pemisahan tugas, otorisasi yang pantas, pencatatan, pengendalian fisik dan pengecekan terhadap aset. &#13;
&#13;
Kata kunci: organisasi nirlaba, masjid, sistem pengendalian internal dan kas&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <classification>657.48</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5197</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-03 14:40:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-16 15:41:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>