STUDI PEMANFAATAN MATERIAL KAYU PADA PEMBUATAN GADING-GADING DI GALANGAN KAPAL UD.KARYA LOMBA, KECAMATAN PEUKAN BADA, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PEMANFAATAN MATERIAL KAYU PADA PEMBUATAN GADING-GADING DI GALANGAN KAPAL UD.KARYA LOMBA, KECAMATAN PEUKAN BADA, ACEH BESAR


Pengarang

RISKI ZULMALIANI LBS - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1411103010030

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pembangunan kapal perikanan di Aceh pada umumnya dibangun secara tradisional di galangan kapal tradisional dengan penggunaan kayu sebagai material utama pembuatan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemanfaatan kayu pada pembuatan gading-gading kapal di Galangan tradisional UD. Karya Lomba, Gampong Lamteh Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April dengan menggunakan metode studi kasus. Jenis data yang diperlukan antara lain, jenis kayu yang digunakan, proses pembuatan gading-gading, dan tingkat pemanfaatan kayu yag meliputi (volume awal kayu, volume kayu terpakai dan volume kayu tidak terpakai). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan melakukan perhitungan secara komparatif dengan membandingkan volume kayu terpakai dengan volume kayu awal dan volume kayu tidak terpakai dengan volume kayu awal. Objek penelitian ini adalah gading-gading dari 2 unit kapal yang sedang dibangun, Kapal I dengan ukuran panjang kapal 7,10 m yang memiliki 13 gading-gading dan Kapal II dengan ukuran panjang kapal 15,50 m yang memiliki 35 gading-gading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapal I menggunakan Kayu Nangka (Artocarpus heterophyllus) dan Kapal II menggunakan Kayu Laban (Vitex pubesceus) untuk pembuatan gading-gading. Tingkat pemanfaatan kayu untuk pembuatan gading-gading pada Kapal I mencapai 38% dan Kapal II mencapai 60%.

Kata kunci: Aceh besar, galangan tradisional, gading-gading, kayu nangka














ABSTRACT
The construction of fishing vessels in Aceh is generally built traditionally in traditional shipyards with the use of wood as the main material for shipbuilding. This research aims to find out how much the utilization rate of the wood in the manufacture of frames (nautical) ship in the traditional Shipyard UD. Karya Lomba of The Lamteh Village, Peukan Bada Subdistrict, Aceh Besar. The research was carried out in March to April by using the case study method. The type of data required, among other things, the type of wood used, the process of making frames, and the level of wood utilization which includes (preliminary volume of wood, the volume of wood used and the volume of unused wood). The data analysis done on descriptive and comparative basis perform calculations by comparing the volume of wood used with the early wood volume and the volume of unused wood with wood scratch. The object of this research are the frames from 2 units a ship under construction, the lenght of the vessel I is 7.10 m, has 13 frames and the length of the vessel II with 15.50 m which has 35 frames. The results showed that the ship I use wood Jackfruit (Artocarpus heterophyllus) and II use wood Laban (Vitex pubesceus) for manufacturing frames. Wood utilization rate for manufacturing frames on the ship I reached 38% and 60% of the vessel II reached.

Keywords: Aceh besar, traditional shipyard, frames (nautical), Jackfruit wood

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK