Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT DALAM CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,45
Pengarang
KIRAMI BARARAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504001010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pasir laut merupakan salah satu material yang memiliki ketersediaan kuantitas yang cukup
besar namun secara kualitas masih perlu diteliti lebih lanjut terhadap mutu betonnya karena
kandungan garam pada pasir laut dapat menyebabkan korosi pada tulangan. Pasir laut banyak
digunakan oleh masyarakat pesisir hal ini dikarenakan sulitnya jangkauan dan sumber
penambangan pasir sungai, pasir laut yang digunakan berasal dari pantai desa Lama Muda
Aceh Barat Daya. Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan
untuk bangunan gedung, jembatan, jalan, dan lainya dan beton merupakan suatu bahan
komposit yang dihasilkan dari pencampuran bahan-bahan agregat halus, agregat kasar, air,
semen atau bahan lain yang berfungsi sebagai pengikat hidrolis. Beton normal memiliki
kekuatan tekan yang tinggi dibandingkan dengan kekuatan tarik. Menguji tekanan beton
adalah suatu tujuan memperoleh nilai kuat tekan dengan prosedur yang benar. Kuat tekan
beton menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang
dihasilkan oleh mesin tekan. Kuat tarik belah beton adalah suatu sifat penting yang
mempengaruhi perambatan dan ukuran retak di dalam struktur. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan kuat tarik
belah beton dengan menggunakan fas 0,45. Sebelum penelitian dilakukan pencucian pasir
laut sebanyak 7 kali dan pada pengadukan beton dilakukan pengujian test slump dengan
menggunakan kerucut Abram’s sesuai ketentuan ASTM-C 143-78. Pada penelitian ini
dilakukan perawatan beton selama 7, 14, dan 28 hari dengan benda uji yang digunakan
adalah silinder berdiameter 15 cm x 30 cm sebanyak 36 buah benda uji untuk pengujian kuat
tekan dan kuat tarik belah beton pengujian pertama pada 7 hari perawatan beton, pengujian
kedua pada hari ke 14 perawatan beton selanjutnya pengujian ketiga dilakukan pada hari 28
perawatan beton. Hasil pengujian menyatakan bahwa penggunaan pasir laut mempunyai kuat
tekan dan kuat tarik belah beton lebih rendah dibandingkan beton normal atau beton yang
menggunakan pasir sungai.
Kata Kunci : Beton, Pasir laut, Pasir Sungai, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,60 (RYAN AFDAL, 2018)
PENGARUH PERBEDAAN LINGKUNGAN PERAWATAN TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI (MUHAMMAD KAUTSAR, 2021)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,50 (ARMA, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,40 (NYAK ULFAH RAMADHANUR, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT ROVING PADA BETON NON PASIR TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON (Nazariatun, 2024)