PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,40 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,40


Pengarang

NYAK ULFAH RAMADHANUR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010136

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang umum dipakai untuk
konstruksi bangunan. Banyaknya jumlah penggunaan beton dalam konstruksi
tersebut mengakibatkan peningkatan kebutuhan material beton, sehingga memicu
penambangan pasir sungai sebagai salah satu bahan pembentuk beton secara
besar-besaran. Di beberapa daerah seperti pesisir pantai jarang ditemui agregat
mineral(kerikil dan pasir sungai) sebagai bahan pengisi untuk pembuatan beton,
tetapi di daerah pesisir pantai banyak terdapat agregat mineral lain yaitu pasir laut,
pasir laut ini memiliki karateristik hampir sama dengan pasir sungai, sehingga di
lakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir
laut sebagai bahan pengisi untuk pembuatan beton dengan membandingkan kuat
tekan dan kuat tarik belah beton yang menggunakan pasir laut dengan beton yang
menggunakan pasir sungai. Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan pada
penelitian ini adalah 0,40. Pasir laut pada penelitian ini berasal dari Desa Lama
Muda Aceh Barat Daya. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton
dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari dengan menggunakan cetakan
berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Jumlah benda uji di masing-masing umur
sebanyak 12 buah, 6 benda uji untuk kuat tekan dan 6 benda uji untuk kuat tarik
belah dengan masing – masing 3 benda uji untuk beton menggunakan pasir sungai
dan 3 benda uji untuk beton menggunakan pasir laut. Hasil penelitian dari
pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton
dengan fas 0,40 menunjukkan bahwa kuat tekan rata – rata beton pada umur 7, 14,
dan 28 hari berturut – turut sebesar 30,66 Mpa, 33,76 Mpa, dan 37,30 Mpa. Untuk
kuat tarik belah rata – rata beton pada umur 7, 14, 28 hari berturut – turut sebesar
2,79 Mpa, 3,18 Mpa, dan 3,34 Mpa. Sedangkan beton dengan menggunakan pasir
sungai menunjukkan kuat tekan rata – rata pada umur 7, 14, dan 28 hari berturut –
turut sebesar 31,01 Mpa, 38,50 Mpa, dan 39,04 Mpa. Untuk kuat tarik belah rata –
rata beton pada umur 7, 14, 28 hari berturut – turut sebesar 2,91 Mpa, 3,34 Mpa,
dan 3,59 Mpa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa beton yang
menggunakan pasir laut menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik belah yang lebih
rendah dari beton yang menggunakan pasir sungai tetapi nilai penurunannya tidak
terlalu besar sehingga pasir laut dapat digunakan sebagai bahan pengganti pasir
laut dengan syarat pasir laut harus dicuci terlebih dahulu.

Kata kunci : Pasir Laut, Beton, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK