STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN PROVINSI ACEH DALAM MENYOSIALISASIKAN BAHAYA PENYAKIT DIFTERI DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN PROVINSI ACEH DALAM MENYOSIALISASIKAN BAHAYA PENYAKIT DIFTERI DI PROVINSI ACEH


Pengarang

Nurul Fitrah Muzakkir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410102010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam Menyosialisasikan Bahaya Penyakit Difteri di Provinsi Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit Difteri di Provinsi Aceh, dan Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit Difteri di Provinsi Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perencanaan (Theory of Planning). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini ada 3 (tiga) orang informan yaitu Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Penanggung Jawab Media Promosi kesehatan dan Pengelola Program UKBM. Berdasarkan hasil penelitian, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Strategi komunikasi yang digunakan adalah dengan mengenal khalayak dengan melakukan survey ke daerah-daerah dan juga melakukan evaluasi ke berbagai macam media untuk mengetahui respon masyarakat. Khalayak yang menjadi sasaran sosialisasi adalah orang tua terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita. Menyusun Pesan berdasarkan musyawarah dan sesuai isu yang sedang terjadi. Mengunakan metode persuasif, informative, edukatif, dan redundancy. serta memilih media massa dan media sosial untuk menyebarkan informasi. Kendala yang dihadapi Pro dan kontra label halal dan haram dari cairan vaksin yang menuai perbedabatan dilingkungan masyarakat.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Hambatan Komunikasi, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.


ABSTRACT


This research is entitled Communication Strategy of Aceh Provincial Health Office in Growing Public Awareness about the Dangers of Diphtheria in Aceh Province. This study aims to determine the Communication Strategy of the Aceh Provincial Health Office in fostering public awareness about the dangers of Diphtheria in the Province of Aceh, and to determine the inhibiting factors of the Communication Strategy of the Aceh Provincial Health Office in raising public awareness about the dangers of Diphtheria in Aceh Province. The theory used in this study is Theory of Planning. The method in this study was descriptive qualitative with interviews and in-depth observation as a technique for data collection. In this study there were 3 (three) informants, namely the Head of the Community Promotion and Empowerment Section, the Health Promotion Media Person and the UKBM Program Manager with purposing selection informants (purposive sampling). Based on the results of the study it can be concluded that the communication strategy is used to know the audience, compose messages, determine methods, selection and use of media. The conclusions in this study stated that the audiences who were the target of the socialization program were parents, especially mothers who had toddlers. The message conveyed used persuasive, informative, educative, redundancy and cursive methods. The media used were social media (Instagram and Facebook), Radio (public service advertisements) and newspapers. The inhibiting factors faced in implementing socialization were sociological and anthropological factors.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK