KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI BEKERJA YANG BELUM MEMILIKI ANAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI BEKERJA YANG BELUM MEMILIKI ANAK


Pengarang

DANIYANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101130022

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Setiap pasangan yang menikah menginginkan kepuasan dalam pernikahannya.
Kepuasan pernikahan merupakan sebagai evaluasi subjektif dalam pernikahan yang
mencakup aspek-aspek kepuasan pernikahan. Tidak terkecuali pada istri yang
bekerja, dimana dengan istri yang bekerja dan beraktivitas di luar rumah memiliki
konsekuensi baik secara positif maupun negatif. Faktor yang lebih dominan pada istri
bekerja adalah hubungan interpersonal dengan pasangan, kesesuaian peran, harapan,
komunikasi dengan pasangan, kesamaan minat, kemampuan menghadapi konflik, dan
keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan
meneliti tiga orang istri bekerja yang belum memiliki anak. Data penelitian
dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
2 (dua) dari 3 (tiga) orang responden dalam penelitian (M dan R) menujukkan
ketidakpuasan dalam pernikahan, sedangkan 1 (satu) responden (NS) usia pernikahan
10 tahun diketahui memenuhi keseluruhan 10 aspek dalam kepuasan pernikahan. M
(usia pernikahan 8 tahun) diketahui memenuhi enam aspek kepuasan pernikahan, (isu
kepribadian, kesamaan peran, kegiatan mengisi waktu luang, pengelolaan keuangan,
anak dan pengasuhan, dan keyakinan spiritual). Sementara R (usia pernikahan 5
tahun) hanya memenuhi 4 aspek kepuasan pernikahan, (kegiatan mengisi waktu
luang, anak dan pengasuhan, keluarga dan teman, dan keyakinan spiritual). Meskipun
ke 3 responden belum memiliki anak dalam pernikahannya, namun mereka mampu
menjalankan peran sebagai istri secara baik. Selain itu aspek keyakinan spiritual
dalam kepuasan pernikahan dipandang turut berperan terhadap penerimaan responden
terkait belum dimilikinya keturunan dalam pernikahan.

Kata kunci : kepuasan pernikahan, istri bekerja, anak.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK