Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI LAPISAN DANGKAL DAERAH TERDAMPAK TSUNAMI MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DAN DATA BOR DI DESA TIBANG, BANDA ACEH
Pengarang
CUT NABILLA MUTIZA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404107010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian menggunakan metode Resistivitas dengan konfigurasi pole-dipole telah
dilakukan untuk menentukan struktur dangkal bawah permukaan di Tibang, Banda
Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya lapisan sedimen tsunami di
daerah tersebut dengan memanfaatkan instrumen Terrameter ABEM-SAS 4000.
Penelitian ini juga dibantu oleh adanya data hand auger sebagai verifikasi dari hasil
penampang yang didapat nantinya, serta berguna untuk melihat adanya jejak sedimen
tsunami di daerah tersebut. Data diolah menggunakan software RES2DINV untuk
mendapatkan penampang dua dimensi. Pengambilan data telah dilakukan pada dua
lokasi yang terletak di Tibang. Lokasi pertama memiliki jarak ±1300 meter dari garis
pantai, dengan panjang lintasan 8 meter dan spasi 0.2 meter. Sedangkan lokasi kedua
memiliki jarak ±400 meter dari garis pantai, dengan panjang lintasan 8 meter dan spasi
0.2 meter. Hasilnya menunjukkan bahwa variasi nilai resistivitas pada struktur lapisan
yang didapat di lokasi satu setelah tsunami berkisar antara 0.1-0.5 ?m yang
diidentifikasikan sebagai batuan clay terintrusi air laut, sedimen tsunami sekitar 0.5
?m yang diidentifikasikan sebagai batuan sand, dan sebelum tsunami memiliki nilai
resistivitas 0.5-8.1 ?m yang diidentifikasikan batuan clay. Variasi nilai resistivitas
pada struktur lapisan di lokasi dua setelah tsunami adalah sekitar 1.5 ?m, yang
diidentifikasikan sebagai batuan clay, sedimen tsunami berkisar antara 1.5-5.2 ?m
diidentifikasi sebagai batuan sand, dan sebelum tsunami berkisar antara 2.8-5.2 ?m,
dengan identifikasi batuan clay. Pada lokasi satu, sedimen tsunami diduga berada pada
kedalaman 40-75 cm (sepanjang 35 cm) di mana nilai resistivitasnya sekitar 0.5 ?m
dengan ciri-ciri butiran pasir kasar yang semakin ke atas semakin halus, terdapat fosil-
fosil/fragmen-fragmen kerang, juga endapan berwarna lebih gelap daripada lapisan
lainnya. Sedangkan pada lokasi dua, diduga sedimen tsunami berada pada rentang nilai
1.5-5.2 ?m dengan kedalaman 10–30 cm (sepanjang 20 cm) yang memiliki ciri-ciri
butiran pasir kasar yang semakin ke atas semakin halus, dan endapan yang berwarna
gelap tetapi terdapat titik kekuning-kuningan.
Kata kunci: Geolistrik resistivitas, pole-dipole, sedimen tsunami, hand auger, dan
RES2DINV
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN LAPISAN PERMUKAAN DI DAERAH TERDAMPAK TSUNAMI DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER (Nur Hasana, 2024)
IDENTIFIKASI LAPISAN DANGKAL DAERAH TERDAMPAK TSUNAMI MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DAN DATA BOR DI DESA TIBANG, BANDA ACEH (CUT NABILLA MUTIZA, 2018)
PENENTUAN STRUKTUR DANGKAL BAWAH PERMUKAAN TERDAMPAK TSUNAMI BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS DAERAH KAJHU, ACEH BESAR PENENTUAN STRUKTUR DANGKAL BAWAH PERMUKAAN TERDAMPAK TSUNAMI BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS DAERAH KAJHU, ACEH BESAR (FARADYA ADELLA, 2018)
STUDI RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK 2-D KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI DESA LADONG, ACEH BESAR (Maulina, 2022)
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN ZONA BERPOTENSI LIKUIFAKSI DENGAN METODE RESISTIVITAS DI KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH (Fetty Nizarwidia, 2020)