PENERAPAN SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM (SIFT) PADA TEMU KEMBALI CITRA BUSANA MUSLIMAH BERBASIS SKETSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM (SIFT) PADA TEMU KEMBALI CITRA BUSANA MUSLIMAH BERBASIS SKETSA


Pengarang

M. Irhas - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408107010031

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem temu kembali citra berbasis konten (TKCK) merupakan suatu metode yang digunakan untuk melakukan pencarian suatu citra pada basis data. Sistem temu kembali citra berbasis sketsa (TKCS) merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari satu citra dengan masukan berupa sketsa kedalam suatu basis data. Salah satu fitur yang digunakan pada sistem TKCS adalah fitur bentuk. Pada penelitian ini, fitur bentuk digunakan karena bentuk dari suatu busana menjadi salah satu daya tarik dari busana muslimah tersebut. Metode ekstraksi fitur bentuk yang dipakai pada penelitian ini adalah metode ekstraksi fitur Scale Invariant Feature Transform (SIFT). SIFT merupakan metode ekstraksi fitur yang membaca informasi dari citra dengan mencari keypoint pada citra. Sebelum dilakukan proses ekstraksi fitur, gambar citra sketsa terlebih dahulu diubah ke ruang warna Hue, saturation, dan value (HSV). Kemudian, komponen value (V) tersebut diekstraksi fiturnya menggunakan metode SIFT. Setelah mendapatkan fitur hasil ekstraksi, kemudian dilakukan pencocokan fitur dengan menggunakan jarak euclidean. Pada penelitian ini menggunakan 3 kategori yaitu gamis, tunik, dan blus celana. Sebanyak 15 citra sketsa query yang terdiri dari 5 sketsa perkategorinya. Selanjutnya, dataset yang digunakan sebanyak 600 citra yang terdiri dari 200 citra perkategori. Kemudian kinerja sistem TKCS dengan SIFT sebagai metode ekstraksi fitur tersebut diukur kinerjanya dengan menggunakan recall, precision dan f-measure. Hasil perhitungan recall, precision, dan f-measuremenunjukkan bahwa kategori blus celana dapat ditemu kembali mencapai 90% seperti pada query 3. Kategori tunik mencapai 32% sedangkan untuk kategorigamis hasil temu kembali hanya mencapai 19%. Dari hasil pengukuran kinerja tersebut didapatkan bahwa temu kembali citra berbasis sketsa bekerja lebih baik pada kelompok blus celana dibandingkan dengan tunik dan gamis.

Kata kunci — Busana muslimah, TKCK, TKCS, ekstraksi fitur SIFT, Jarak euclidean.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK