Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA MODAL SOSIAL PADA KELOMPOK TANI (STUDI PADA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BUKIT, KABUPATEN BENER MERIAH)
Pengarang
Bima Afriliansyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1310101010034
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Modal sosial pada kelompok tani di Kecamatn Bukit, Kabupaten Bener Meriah menjadi menarik untuk dikaji. Kajian ini dilakukan tidak haya untuk mengetahui gambaran modal sosial pada kelompok tani, Melainkan juga untuk mengetahui apa saja faktor pendorong terbentuknya modal sosial pada kelompok tani di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran dan faktor pendorongnya modal sosial pada kelompok tani di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modal sosial yang dikemukakan oleh Robert Putnam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan,modal sosial yang dimiliki kelompok tani adalah jaringan, norma, kepercayaan. Jaringan, norma, kepercayaan saling berhubungan satu sama lain dan memiliki fungsi masing-masing sebagai modal sosial. Terdapat dua bentuk jaringan dalam kelompok tani yaitu jaringan mikro dan jaringan makro. Jaringan mikro meliputi hubungan antar sesame anggota kelompok tani dan jaringan makro meliputi hubungan dengan kelompok tani lain maupun pemerintah. Dalam kelompok tani juga memiliki norma yang berisi aturan-aturan berorganisasi. Usaha pencapaian tujuan kelompok tani dipengaruhi kepercayaan sebagai modal sosial, keberhasilan tersebut dicapai melalui hubungan- hubungan kerjasama dalam jaringan. Hal yang mendasari terbentuknya modal social dalam kelompok tani karena adanya jaringan yang sengaja diciptakan demi kepentingan pencapaian kepentingan kelompok. Selain itu, kepercayaan, norma, kerjasama, dan teknologi pertanian menjadi unsure pendorong dalam pembentukan modal sosial dalam kelompok tani. Pendorong modal sosial tersebut karena adanya rasa saling membutuhkan.
Kata Kunci : Petani, Kelompok Tani, Modal Sosial
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANAN MODAL SOSIAL KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MEE HAGU KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE (Tasya Nazila, 2023)
ANALISIS ALOKASI WAKTU KERJA DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN PEREMPUAN BURUH TANI KOPI DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (Nurazizah Muchtar, 2017)
INTERVENSI PENYULUH PERTANIAN DALAM PEMBERDAYAAN SOSIAL EKONOMI KELOMPOK TANI( STUDI DI GAMPONG PULO BLANG MANGAT KECAMATAN SYAMTARILA BAYU KABUPATEN ACEH UTARA) (Putri Dian Rahmi, 2015)
STUDI DAMPAK PROGRAM PEMBINAAN KELOMPOK WANITA TANI OLEH BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP ) ACEH TERBADAP PENDAPATAN DAN KESEMPATAN KERJA ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DI KABUPATEN ACEH BESAR (CHENDY ANANDA, 2020)
PERSEPSI PETANI PADI SAWAH TERHADAP PERAN KELOMPOK TANI MAKMU BEURATA DI DESA SUAK TIMAH KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT (T.IRHAM ADAMY, 2025)