PENERAPAN PERMAINAN LABIRIN UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI PADA ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) DI SLB BUKESRA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN PERMAINAN LABIRIN UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI PADA ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) DI SLB BUKESRA BANDA ACEH


Pengarang

INTAN YOLANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104030039

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Penerbit

Banda Aceh : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRGA FAKULTAS KEGURUA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Yolanda, Intan. 2018. Penerapan Permainan Labirin Untuk Meningkatkan Konsentrasi
Pada Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Di Slb Bukesra
Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing : (1) Drs. Syaiful Bahri, M.Pd, (2) Fajriani, S.Pd, M.Ed

Kata Kunci : Anak ADHD, Labirin, Meningkatkan Konsentrasi, Penelitian single-
subject experimental design, baseline logic desain A-B-A.

Konsentrasi belajar adalah terfokusnya perhatian pada saat proses pembelajaran dan
memudahkan memahami pelajaran yang dijelaskan guru sehingga dapat menunjang
prestasi siswa. Konsentrasi belajar dikatakan efektif ditandai dengan kuatnya ingatan
yang dimiliki oleh individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan
permainan labirin dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak ADHD dengan
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan jenis penitian single-subject
experimental design dengan baseline logic desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini
adalah 3 orang siswa ADHD dari SLB Bukesra B.Aceh dengan konsentrasi belajar
rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konsentrasi likert
diadopsi dari Setiani (2014). Teknik analisis data menggunakan analisis data dalam
kondisi dan analisis data antar kondisi. Hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi
belajar siswa setelah diberikan perlakuan permainan labirin lebih tinggi dari konsentrasi
belajar siswa sebelum diberikan perlakuan. Hal ini didukung oleh hasil analisis data
pada perubahan level dalam kondisi dengan level peningkatan pada fase intervensi (B)
yaitu (+6) pada AP, (+9) pada MH, (+8) pada AM dan fase baseline (A2) yaitu (+8) pada
AP, (+8) pada MH, (+8) pada AM. Hasil analisis data antar kondisi pada semua
perbandingan fase menunjukkan persentase overlap dibawah 90%. Analisis data antar
kondisi pada hasil pelaksanaan observasi menunjukkan persentase 0% pada AP, 0%
pada MH, dan 0% pada AM pada perbandingan fase baseline (A1) dengan intervensi (B)
dan baseline (A2). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang
signifikan antara konsentrasi belajar siswa setelah diberikan perlakuan dan hasil analisis
data observasi diperoleh kecenderungan arah dan jejak data yang bersifat positif atau
semakin meningkat persentase ketiga subjek.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK