PROSES BERPIKIR LATERAL SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED DI MADRASAH ALIYAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PROSES BERPIKIR LATERAL SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED DI MADRASAH ALIYAH


Pengarang

MUKHTASAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200160015

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.302 81

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Mukhtasar (2018). Proses Berpikir Lateral Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Geometri melalui Pendekatan Open-Ended di Madrasah Aliyah.

Geometri merupakan salah satu materi matematika yang bertujuan untuk membekali siswa agar mempunyai kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif serta mampu bekerja sama. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa para guru kurang membiasakan siswa berpikir dalam belajar geometri. Salah satu cara untuk membantu siswa dalam belajar geometri adalah dengan melatih berpikir lateral. Melatih siswa berpikir lateral dapat dilakukan dengan memberikan pembelajaran berkelompok melalui pendekatan open-ended. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir lateral siswa MAS Darul Hikmah Aceh Besar dalam menyelesaikan masalah geometri melalui pendekatan open-ended. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah tiga orang siswa kelas XII MAS Darul Hikmah Aceh besar yang masing-masing berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitaif yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir lateral siswa adalah: 1) menuliskan dan menyebutkan apa yang diketahui dan yang ditanyakan pada soal; 2) menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan mengunakan cara-cara penyelesaian berbeda; 3) menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan cara yang tidak umum, lebih memilih menggunakan cara penyelesaiaan tidak umum karena relatif lebih singkat, tidak banyak menggunakan perhitungan matematika, dan mudah dipahami; dan 4) mendapatkan ide dalam menyelesaikan permasalahan dengan cara mencoba-coba, memanfaatkan cara penyelesaian yang pernah dikerjakan sebelumnya, memanfaatkan segitiga siku-siku, diagonal garis, dan mampu memberikan penjelasan mengenai langkah penyelesaian tidak umum yang telah digunakan. Oleh karena berpikir lateral dapat membantu siswa dalam belajar geometri, maka berpikir lateral dapat menjadi salah-satu pertimbangan bagi para guru untuk digunakan dalam pembelajaran geometri khususnya pada materi jarak dan juga materi geometri selanjutnya.
Kata kunci: Berpikir lateral, geometri, pendekatan open-ended

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK