PEMIKIRAN ALI HASJMY TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN POLITIK PEREMPUAN DI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMIKIRAN ALI HASJMY TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN POLITIK PEREMPUAN DI ACEH


Pengarang

Zaini Safitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410103010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kondisi masyarakat Aceh yang patriarkhi cenderung melihat laki-laki
sebagai senter dalam rumah tangga dan juga dalam kepemimpinan politik, Ali
Hasjmy berpendapat bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam politik.
Pemikiran Ali Hasjmy ini berbeda dengan pandangan masyarakat Aceh pada
umumnya yang mayoritas muslim, meyakini laki-laki sebagai pemimpin
perempuan baik dalam rumah tangga maupun dalam politik. Tujuan dari penulisan
ini adalah Untuk menggambarkan kedudukan dan peran kepemimpinan politik
perempuan di Aceh dalam pemikiran Ali Hasjmy dan Untuk mengetahui korelasi
konsep kepemimpinan politik menurut Ali Hasjmy dengan kondisi sosial politik
Aceh yang patriarki.untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini penulis
menggunakan teori pemikiran politik Ali Hasjmy dan konsep gender. Hasil
penelitian menunjukan bahwa kedudukan dan peran kepemimpianan perempuan
dalam politik menurut Ali Hasjmy sama dengan kedudukan dan peran laki-laki,
karena perempuan dan laki-laki adalah insan yang sederajat dan kedudukan lakilaki

dan perempuan sama dalam politik. Korelasi konsep kepemimpinan
perempuan menurut Ali Hasjmy dengan kondisi sosial masyarakat Aceh yaitu
pemikiran Politik Ali Hasjmy memberikan perspektif baru dalam memandang
kepemimpinan perempuan dalam politik yang selama ini didominasi oleh lakilaki.

Kesimpulan
menunjukan
bahwa
kepemimpinan
perempuan
dalam
pemikiran

Ali

Hasjmyperempuan dapat menjadi pemimpin politik karena, kepemimpinan
merupakan satu peran yang dapat dilakukan laki-laki maupun perempuan,
kepemimpinan bukan kodrati yang tidak dapat diubah.

Kata Kunci: Pemikiran Politik, Kepemimpinan Perempuan, Politik


ABSTRACT

The patriarchal condition of Acehnese people tends to put the men at the
center in a family life and also in a political leadership. However, Ali Hasjmy
suggested that women have the same right in politics. This idea of Ali Hasjmy
about women seems to be so different compared to how Acehnese people, who
happen to be the Muslim majority. They believe that men are the leaders for
women either in family life or politics. The aim of this study is to illustrate the
position and role of women leadership in politics in Aceh in Ali Hasjmy point of
view. This study also to define the correlation betweenpolitical leadership concept
based on Ali Hasjmy point of view and patriarchal socio-political condition in
Aceh. To analyze these issues in this study, the researcher utilizes the political
theory of Ali Hasjmy and the gender concept. The result of the study shows that
the position and role of women political leadership as it is mentioned by Ali
Hasjmy is equal as the men political leadership because men and women are two
equal creatures in politics. As for the correlation between women leadership
according to Ali Hasjmy and the social condition of Acehnese people are as a new
political perspective of women political leadership which has been dominated by
men. It may be concluded that women leadership of Ali Hasjmy suggests that
women can be a political leader as well because leadership is such a role that can
be done by both men and women. Leadership is not something absolute that can
not be changed.

Keywords: Political view, women leadership, politics



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK