Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINGKAT KESAMAAN JENIS PAKAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) PADA HUTAN TERBUKA (OPEN FOREST) DAN HUTAN TERTUTUP (CLOSED FOREST) DI PUSAT LATIHAN GAJAH (PLG) SAREE, KABUPATEN ACEH BESAR TINGKAT KESAMAAN JENIS PAKAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) PADA HUTAN TERBUKA (OPEN FOREST) DAN HUTAN TERTUTUP (CLOSED FOREST) DI PUSAT LATIHAN GAJAH (PLG) SAREE, KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
NURUL A`LA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406103010030
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nurul A’la. 2018. Tingkat Kesamaan Jenis Pakan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada Hutan Terbuka (Open Forest) dan Hutan Tertutup (Closed Forest) di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Kabupaten Aceh Besar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Abdullah, M.Si., (2) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si
Kata Kunci: Gajah Sumatera, kesamaan jenis pakan, hutan terbuka, hutan tertutup
Penurunan ketersediaan pakan hijauan akibat konversi lahan, terfragmentasinya hutan, perburuan gajah (illegal killing), dan konflik dengan manusia, menjadikan gajah sebagai hewan dengan status terancam punah. Kekurangan pakan seringkali terjadi di beberapa CRU di Aceh, mengingat gajah membutuhkan makanan sekitar 51 kcal dalam sehari. Hal ini sebanding dengan aktifitas gajah harian yang sebagian besar waktunya digunakan untuk makan (53%) selebihnya untuk bergerak (27%), istirahat (17%), berkubang (2%), menggaram (0%), dan minum (0%). Penelitan ini mengangkat masalah tentang bagaimana tingkat kesamaan jenis pakan Gajah Sumatera pada hutan terbuka dan tertutup, serta berapa jenis dan jumlah pakan tambahan gajah d PLG Saree. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesamaan jenis pakan Gajah Sumatera pada hutan terbuka dan hutan tertutup, serta mengetahui jenis dan jumlah pakan gajah tambahan di PLG saree. Subjek penelitian ini adalah tumbuhan yang dimakan oleh Gajah Sumatera. Metode penelitian yang digunakan adalah focal animal sampling. Analisis data menggunakan uji similaritas soronsen, dengan kriteria 50% indeks similaritas tinggi. Berdasarkan hasil penelitian pada hutan tertutup ditemukan sebanyak 33 spesies tumbuhan dari 12 familia, sedangkan pada hutan terbuka terdapat 53 spesies tumbuhan pakan dari 16 familia tumbuhan. Dengan demikian jumlah spesies yang sama pada kedua jenis habitat tersebut adalah sebanyak 24 spesies tumbuhan dengan IS = 55,81%. Angka ini dikategorikan indeks similaritas tinggi (IS > 50%). Sedangkan pakan tambahan yang diberikan di PLG hanya pelepah kelapa sebanyak 50 pelepah perhari. Jumlah ini dikategorikan kurang untuk kebutuhan pakan gajah dalam sehari. Disarankan penelitian ini terus dilanjutkan untuk kepentingan konservasi gajah.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKAN GAJAH SUMATERA DI KAWASAN FEEDING GROUND SEULAWAH, KECAMATAN MUARA TIGA, KABUPATEN PIDIE ACEH (Nurra Fonna, 2025)
PENGELOLAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT LATIHAN GAJAH (PLG) SAREE, LEMBAH SEULAWAH, ACEH BESAR (Karmia fillah, 2024)
PREVALENSI NEMATODA GASTROINTESTINAL PADA FESES GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH (PKG) SAREE KABUPATEN ACEH BESAR (ZAKIYATURRIDHA, 2019)
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT LACTOBACILLUS SP. DARI FESES GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) (MAYA INDRIANI TAMBUNAN, 2022)
KARAKTERISTIK HABITAT GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN KECAMATAN SERBAJADI KABUPATEN ACEH TIMUR (SUPRIADI, 2021)