Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PERBEDAAN SUHU TERHADAP KANDUNGAN MIKROBA DAN KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN ASAP
Pengarang
CUT DYAH EKA FARADILA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406103010033
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Faradila, Cut Dyah Eka. Pengaruh Perbedaan Suhu terhadap Kandungan Mikroba dan Karakteristik Organoleptik Ikan Asap. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Iswadi, S.Pd., M.Si (2) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si
Kata kunci: suhu, mikroba, organoleptik, ikan
Setiap tahunnya produksi ikan tongkol di laut Aceh cukup tinggi, sehingga perlu teknik pengawetan ikan yang tepat, salah satunya dengan pengasapan. Teknik pengasapan yang selama ini dilakukan masyarakat masih bersifat tradisional. Teknik pengasapan terbaru adalah menggunakan asap cair hasil pirolisa. Namun, saat ini belum ada data tentang suhu, kandungan mikroba, dan karakteristik organoleptik ikan asap cair. Sehingga perlu dilakukan uji tentang hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu terhadap kandungan mikroba dan karakteristik organoleptik ikan asap. Asap cair yang digunakan berasal dari tempurung kelapa. Jenis penelitian ini adalah eksperimental, dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dengan 6 kali ulangan. Kandungan mikroba dan karakteristik organoleptik dianalisis dengan dengan uji ANAVA. Dari hasil pengujian TPC didapat adanya perbedaan jumlah mikroba pada setiap perlakuan, dimana rata-rata dari ke empat perlakuan yaitu sebesar 20 CFU (P0), 35 CFU (P1), 85 CFU (P2), dan 32 CFU (P3). Dari hasil analisis jumlah mikroba diketahui bahwa Fhitung > Ftable (5,66 > 3,10). Sedangkan berdasarkan rata-rata hasil analisis pengujian karakteristik organoleptik ikan didapatkan hasil Fhitung > Ftable (14,21 > 3,10) pada parameter kenampakan, Fhitung > Ftable (7,13 > 3,10) pada parameter rasa, Fhitung > Ftable (23,33 > 3,10) pada parameter bau, Fhitung > Ftable (57,92 > 3,10) pada parameter tekstur, maka dapat disimpulkan bahwa suhu berpengaruh terhadap jumlah mikroba dan karakteristik organoleptk ikan asap.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PERENDAMAN LARUTAN KETUMBAR TERHADAP KADAR PROTEIN DAN KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN MUJAIR PANGGANG (Fania Hidayati, 2016)
JUMLAH CEMARAN MIKROBA DAN NILAI ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) (Ria Apriani, 2017)
DETEKSI CEMARAN SALMONELLA SP. PADA IKAN LELE ASAP (CLARIAS BATRACHUS) DI DESA TAMPUNIK KABUPATEN PASAMAN BARAT, SUMATERA BARAT (RUDI PRASETYO, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KANDUNGAN PROTEIN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) (SARAH RIZKI, 2018)
KAJIAN PENGERINGAN PADA PROSES PENGASAPAN CAIR (LIQUID SMOKING) UNTUK IKAN LELE LOKAL (CLARIAS BATRACHUS) (Muhammad ridha, 2024)