Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FASS 0.35
Pengarang
RIKA MUSZIANTY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504001010047
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Beton merupakan suatu bahan komposit dari beberapa material, yang bahan utamanya terdiri dari campuran antara semen, agregat halus (pasir sungai dan pasir laut), agregat kasar, air atau bahan lain yang berfungsi sebagai pengikat hidrolis. Pasir laut menggantikan seluruh proporsi campuran beton untuk agregat halus, pasir laut yang digunakan berasal dari pantai Desa Lama Muda Aceh Barat Daya. Beton polos memiliki kekuatan tekan yang tinggi dibandingkan dengan kekuatan tarik. Kuat tekan beban beton adalah besarnya beban persatuan luas, yang menyebabkan benda uji hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang dihasilakan oleh mesin tekan dan kuat tekan beton bertambah sesuai dengan bertambahnya umur beton. Kuat tarik belah adalah pemberian gaya tekan sepanjang diameter spesimen beton silinder pada kisaran laju yang ditentukan sampai batas keruntuhan. Pada umumnya kuat tekan dan kuat tarik belah beton tidak berbanding lurus, setiap usaha perbaikan mutu kekuatan tekan hanya disertai peningkatan kecil nilai kuat tarik belah. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Pada penelitian ini dilakukan perawatan beton selama 28 hari sebanyak 36 buah benda uji, masing-masing jenis pengujian terdiri 18 benda uji dengan pembagian 9 benda uji untuk pasir laut dan 9 benda uji untuk pasir sungai untuk setiap variasi umur menggunakan 3 benda, benda uji yang digunakan adalah silinder dengan ukuran berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan dan kuar tari belah. Pengujian dilakukan pada beton berumur 7 hari, 14 hari dan 28 hari setelah pengecoran. Hasil pengujian dari pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah dengan fas 0,35 menunjukan kuat tekan rata-rata sebesar 32,23 Mpa, 35,55 Mpa dan 37,42 Mpa. Untuk kuat tarik belah rata-rata pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 2,89 Mpa, 3,29 Mpa dan 3,66 Mpa. Hubungan kuat tekan dan kuat tarik belah beton menurut Nilson dan Winter berkisar 0,5?(f'c)-0,67?(f^' c) dan nilai perbandingan kuat tekan terhadap kuat tarik belah beton berumur 7 hari sampai 28 hari menggunakan pasir laut berkisar antara 9.832 % - 9.758% dari nilai kuat tekannya sudah termasuk dalam batasan yang disyaratkan.
Kata Kunci : Pasir Laut, Beton, Kuat Tekan, Kuat tarik Belah
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FASS 0.35 (RIKA MUSZIANTY, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,50 (ARMA, 2018)
PENGARUH PERBEDAAN LINGKUNGAN PERAWATAN TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI (MUHAMMAD KAUTSAR, 2021)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,60 (RYAN AFDAL, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT DALAM CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,45 (KIRAMI BARARAH, 2018)