PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN MENGGUNAKAN FAS 0,30 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN MENGGUNAKAN FAS 0,30


Pengarang

FAUZIATUL MAULIZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010076

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pasir laut merupakan salah satu material yang memiliki ketersediaan kuantitas yang
cukup besar namun secara kualitas masih perlu diteliti lebih lanjut terhadap mutu
betonnya karena kandungan garam pada pasir laut dapat menyebabkan korosi pada
tulangan. Pasir laut banyak digunakan oleh masyarakat pesisir hal ini dikarenakan
sulitnya jangkauan dan sumber penambangan pasir sungai. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir laut terhadap kuat tekan dan
kuat tarik belah beton serta perbandingan terhadap nilai kuat tekan dan kuat tarik
belah beton. Pasir laut menggantikan seluruh proporsi campuran beton untuk agregat
halus. Pasir laut yang digunakan berasal dari pantai Desa Lama Muda Aceh Barat
Daya. Pengujian dilakukan pada saat saat benda uji berumur 7, 14 dan 28 hari
dengan menggunakan Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan pada penelitian ini
adalah 0,30 dengan jumlah benda uji 36 buah benda uji silinder berdiameter 15 cm
dan tinggi 30 cm. Masing-masing pengujian terdiri dari 18 benda uji dengan
pembagian 9 benda uji untuk pasir laut dan 9 benda uji untuk pasir sungai untuk
setiap variasi umur menggunakan 3 benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari sebesar 34,39 Mpa, pada umur 14 hari sebesar
35,95 Mpa dan pada umur 28 hari sebesar 38,91 Mpa. Untuk kuat tarik belah ratarata

pada umur 7 hari sebesar 3,17 Mpa, pada umur 14 hari sebesar 3,44 Mpa dan
pada umur 28 hari sebesar 3,80 Mpa. Sedangkan dengan menggunakan pasir sungai
menunjukkan bahwa bahwa kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari sebesar 34,44 Mpa,
pada umur 14 hari sebesar 40,24 Mpa dan pada umur 28 hari sebesar 41,88 Mpa,
untuk kuat tarik belah rata-rata pada umur 7 hari sebesar 3,34 Mpa, pada umur 14
hari sebesar 3,69 Mpa dan pada umur 28 hari sebesar 3,91 Mpa. Dari hasil penelitian
tersebut menunjukkan bahwa beton yang menggunakan pasir laut memiliki kuat
tekan dan kuat tarik belah yang lebih rendah dari pasir sungai namun penurunannya
tidak terlalu signifikan sehingga pasir laut dapat digunakan sebagai agregat halus
dalam campuran beton dan mnjadi alternative untuk mengatasi keterbatasan material
agregat halus dengan syarat pasir laut yang akan digunakan sebagai campuran beton
dicuci terlebih dahulu.

Kata Kunci : Pasir Laut, Pasir Sungai, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK