PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL


Pengarang

YUSRAN HUDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Beton substitusi cangkang kemiri merupakan beton yang membutuhkan semen
dan agregat yang berkualitas baik dalam penggunaan beton substitusi cagkang
kemiri. Bentuk paling umum dari beton yaitu terdiri dari agregat mineral
(biasanya kerikil dan pasir), semen dan air. Pengujian tentang kuat tekan agregat
yang bersubstitusi cangkang kemiri, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa
jauh kebaikan dan kekurangan cagkang kemiri sebagai bahan substitusi beton
normal dan untuk mengetahui nilai kuat tekan (f’c) dan nilai modulus elastisitas
yang telah disubstitusikan dengan cagkang kemiri. Pengujian kuat tekan dan
modulus elastisitas menggunakan alat Strength tester buatan Jerman dan
Trenducer buatan jepang. Metode penelitian melalui pengujian dimulai dengan
memeriksa sifat-sifat fisis agregat yang meliputi pemeriksaan berat volume
agregat, pemeriksaan berat jenis dan absorbs agregat, pemeriksaan susunan
butiran agregat, sedangkan pemeriksaan mekanis beton yang meliputi kuat tekan
dan modulus elastisitas. Substitusi cangkang kemiri dengan variasi 0%, 10%, dan
20%,cangkang kemiri. Pada penelitian ini umur pengujianyang telah ditentukan
pada 7 hari dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,40. Ukuran maksimum
agregat lolos saringan 4,76 mm. Dimensi benda uji yang dilakukan pada
penelitian ini adalah silinder 15 cm x 30 cm sebanyak 30 benda uji, berdasarkan
hasil penelitian pengujian kuat tekan pada umur 7 hari dangan nilai rata-rata kuat
tekan normal (KTN) 36,68 MPa, kuat tekan fine aggerate (KTFA) 10% 32,92
MPa, dan kuat tekan fine aggerate (KTFA) 20% 32,15 MPa sedangkan pada umur
28 hari yaitu kuat tekan normal KTN 38,18 MPa, kuat tekan fine aggerate
(KTFA) 10% 36,85 MPa, dan 20% 37,23 MPa. Penggunaan cangkang kemiri
sebagai substitusi agregat halus kurang mendapatkan hasil yang efektif
dibandingkan dengan penggunaan kerikil sebagai agregat halus.

Kata Kunci :Substitusi Agregat Halus, Cangkang Kemiri, Kuat Tekan Beton.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK