PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN CINCAU HIJAU (PREMNA OBLONGIFOLIA MERR.) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN JUMLAH ERITROSIT MENCIT PUTIH (MUS MUSCULUS) JANTAN ANEMIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN CINCAU HIJAU (PREMNA OBLONGIFOLIA MERR.) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN JUMLAH ERITROSIT MENCIT PUTIH (MUS MUSCULUS) JANTAN ANEMIA


Pengarang

Fildzah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408104010032

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ekstrak etanol daun cincau hijau (Premna oblongifolia Merr.) terhadap kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit pada mencit putih (Mus musculus) jantan anemia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah mencit putih jantan 25 individu dan dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 5 individu mencit putih jantan untuk setiap perlakuan. Kelompok perlakuan tersebut antara lain yaitu kelompok kontrol negatif (akuades), kontrol positif (suplemen zat besi), P1 (0,75 mg/g BB), P2 (1,5 mg/g BB) dan P3 (3 mg/g BB). Mencit diberi perlakuan patologis anemia dengan pemberian NaNO2 sebanyak 3,125 mg/25 g BB secara oral selama 14 hari. Pemeriksaan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit dilakukan pada hari ke-15 perlakuan patologis anemia. Data yang didapatkan dihitung sebagai data awal penelitian. Pengujian dilakukan kembali untuk memperoleh data setelah perlakuan pada hari ke-29. Data yang didapatkan kemudian diuji normalitas dan dianalisis menggunakan ANAVA taraf signifikan 5% dengan uji Duncan sebagai uji lanjut. Berdasarkan penelitian nilai rata-rata jumlah eritrosit tertinggi terdapat pada dosis P2 yaitu 8,356±0,544 dan nilai rata-rata kadar hemoglobin tertinggi terdapat pada dosis P1 yaitu 14,04±1,674. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK