<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="50945">
 <titleInfo>
  <title>BIOLOGI SARANG RAYAP SUBFAMILI NASUTITERMITINAE DI STASIUN SUAQ BALIMBING TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendra Ervany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Biologi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian biologi sarang rayap subfamili Nasutitermitinae di Kawasan Stasiun Penelitian Suaq Balimbing, Taman Nasional Gunung Leuser telah dilakukan sejak Mei 2017 sampai Februari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi sarang rayap subfamili Nasutitermitinae yang terdapat di Kawasan  Suaq Balimbing. Pengoleksian rayap menggunakan metode Finding Colony. Identifikasi jenis rayap serta analisis data dilakukan di Laboratorium Zoologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 tipe sarang rayap yaitu (1) tipe arboreal mounds. (N. roboratus, N. matangensis, H. bicolor, N. Neoparvus) sebagai suatu upaya menyamarkan diri dan melindungi koloni rayap terhadap predator. (2) tipe wood nesting. (N. havilandi, N. proatripennis, H. hospitalis, B. neopusillus, L. leucops, Aciculitermes sp.1). Rayap-rayap tersebut dapat membangun sarang dengan mudah menggunakan dinding pohon mati untuk membentuk ventilasi-ventilasi ruang pada sarang sehingga sarang menjadi kokoh; dan (3) tipe subterranean nest. (L. longipes) mempunyai konstruksi lebih kuat dari sarang arboreal mounds dan wood nesting karena terbuat dari material tanah yang dilekatkan dengan cairan saliva. Bentuk-bentuk sarang rayap yang ditemukan antara lain bentuk membulat seperti bola, bentuk bangun kerucut, bentuk yang mengisi pohon kayu yang berlubang, bentuk yang membentuk gundukan pada tanah, dan bentuk persegi panjang. Beberapa aktifitas yang dilakukan rayap yaitu didapati aktifitas mencari makanan di luar sarang, mengkonsumsi cadangan makanan di dalam sarang, dan aktifitas menyerang. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 18 koloni yang terbagi ke dalam  6 genera subfamili Nasutitermitinae di antaranya adalah Nasutitermes, Hospitalitermes, Leucopitermes, Longipeditermes, Bulbitermes dan Aciculitermes. &#13;
&#13;
Kata kunci: Sarang rayap, Nasutitermitinae, Suaq Balimbing, Leuser&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>TERMITES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NESTS</topic>
 </subject>
 <classification>595.736</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>50945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-28 16:35:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-11 12:06:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>