PENGARUH VARIASI TEGANGAN DAN ARUS TABUNG TERHADAP COMPUTED TOMOGRAPHY DOSE INDEX (CTDI) PADA PEMERIKSAAN PHANTOM KEPALA DENGAN MENGGUNAKAN CT-SCAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH VARIASI TEGANGAN DAN ARUS TABUNG TERHADAP COMPUTED TOMOGRAPHY DOSE INDEX (CTDI) PADA PEMERIKSAAN PHANTOM KEPALA DENGAN MENGGUNAKAN CT-SCAN


Pengarang

Sri Wulandari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408102010035

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pentingnya nilai CTDIvol didapatkan untuk mencegah terjadinya efek non stokastik yang berbahaya, dan membatasi peluang terjadinya efek stokastik hingga pada batas yang dapat diterima pasien. Maka dilakukanlah penelitian mengenai pengaruh nilai tegangan dan arus terhadap nilai CTDI pada pengujian phantom kepala dengan menggunakan CT-Scan. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi CTDI dari pengukuran dosis radiasi yang dipancarkan oleh pesawat CT-Scan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis pengukuran Computed Tomography Dose Index (CTDI) pada pemeriksaan kepala yang menggunakan phantom sebagai alat pengganti kepala. CTDI merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah dosis radiasi yang diterima oleh pasien akibat pemeriksaan menggunakan CT-Scan.. Pengukuran CTDI dilakukan terhadap phantom PMMA (Poly ( Methyl Methacrylate ) Silinder menggunakan Pesawat CT-Scan Siemens Somatom Sensation 64 dengan variasi tegangan tabung 80 kVp, 100 kVp, 120 kVp dan 140 kVp, arus tabung 100 mAs, 200 mAs,300 mAs dan 370 mAs, dengan waktu scan 1,0 s pitch 0,531 dan slice 5 mm. . Hasil pengukuran yang diperoleh yaitu tegangan tabung dan arus tabung yang sesuai yang direkomendasikan oleh BAPETEN No. 1 tahun 2003 yakni batas dosis aman berada pada pengukuran tegangan 120 kVp dan arus tabung 300 mAs yaitu 46,96 mGy. Hasil tersebut juga menunjukan bahwa semakin besar tegangan tabung dan arus tabung yang digunakan maka nilai CTDI yang dihasilkan semakin besar. Sebaliknya semakin kecil tegangan tabung dan arus tabung yang digunakan maka nilai CTDI yang dihasilkan akan semakin kecil.

Kata Kunci : CT-Scan, Arus, Tegangan, CTDI, Phantom.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK